Breaking News:

BINTAN TERKINI

Kadis Perkim Bintan Ditahan Kejari karena Kasus Korupsi, Ini Pejabat Pengganti

Pemkab Bintan telah menunjuk pejabat pengganti Kadis Perkim Bintan yang kini tersandung kasus korupsi pengadaan lahan TPA di Tanjunguban.

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora
Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika mengatakan, Pemerintah Kabupaten Bintan menunjuk Sekretaris Dinas Perkim Bintan, Bayu Wicaksono sebagai pelaksana tugas (Plt) Kadis Perkim Bintan. 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pemerintah Kabupaten Bintan menunjuk Sekretaris Dinas Perkim Bintan, Bayu Wicaksono sebagai pelaksana tugas (Plt) Kadis Perkim Bintan.

Penunjukan Bayu Wicaksono dilakukan karena Kepala Dinas Perkim Bintan, Herry Wahyu ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan atas kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah di Tanjunguban. 

Langkah ini dilakukan agar tata administrasi pemerintahan di Dinas Perkim Bintan tetap berjalan, sehingga Pemkab Bintan sudah menunjuk Sekertaris Dinas Perkim Bintan sebagai Plt Kadis Perkim Bintan.

"Prinsipnya kita menghormati proses hukum yang dijalani oleh pak Herry Wahyu, selama masa persidangannya dan pembuktiannya di Pengadilan,” jelas Pj Sekda Bintan, Ronny Kartika, Minggu (24/7/2022).

Baca juga: Polisi Amankan 12 Motor Hasil Curanmor di Batam, 18 Motor Lain Sedang Diburu

Sebelumnya, penyidik Kejari Bintan menetapkan tiga orang sebagai tersangka Korupsi kasus pengadaan lahan tempat pembuangan akhir (TPA) di Tanjunguban, Kabupaten Bintan pada tahun 2018, Rabu (20/7/2022) lalu.

Penetapan tiga orang tersangka ini dilakukan, setelah seragkaian proses pemeriksaan panjang yang telah dilakukan Kejari Bintan.

Kepala Kejari Bintan, I Wayan Riana menuturkan, tiga orang tersangka diantaranya Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Bintan, Herry Wahyu(HW) periode 2018 serta AS (Ari Syafdiansyah) dan SP (Supriatna) warga Tanjunguban.

Ketiga tersangka memiliki perannya masing-masing.

Seperti tersangka HW selaku Kepala Dinas Perkim Bintan pada tahun 2018 selaku PA kegiatan tidak melaksanakan tugasnya sesuai mekanisme pengadaan lahan TPA.

Sementara tersangka AS dan tersangka SP berperan mencari dan melengkapi dokumen tanah yang dibeli Pemkab Bintan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved