Breaking News:

ANAMBAS TERKINI

MV Puteri Anggreni 05 Siap Layani Rute Anambas Lagi, Tapi Harga Tiket Naik Rp 150 Ribu

Operator kapal ferry MV Puteri Anggreni 05 menyatakan kesiapannya untuk melayani kembali rure Tanjungpinang-Batam-Anambas. Hanya saja harga tiket naik

ISTIMEWA
Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas mengunjungi manajemen PT Putra Maju Global Indonesia selaku penyedia jasa transportasi rute penyeberangan Anambas, di Batam, Sabtu (23/7/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Setelah dua tahun melayani rute penyeberangan Tanjungpinang-Batam-Anambas, ferry MV Puteri Anggreni 05 akhirnya operasional ferry ini resmi berhenti sejak 21 Juli 2022.

Penghentian sementara itu pun menuai respon dari masyarakat hingga sejumlah pihak.

Tak sedikit dari mereka yang mengharapkan kapal cepat itu segera beroperasi kembali.

Pasalnya, kebanyakan masyarakat di wilayah terdepan itu bergantung dan mengandalkan moda transportasi laut untuk melakukan penyeberangan antar daerah.

Terkait itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Anambas pun bergerak cepat mengunjungi pihak PT Putra Maju Global Indonesia untuk meminta ferry tersebut beroperasi kembali.

Sebelumnya pihaknya juga telah mengirimkan surat permohonan meminta kapal pengganti untuk melayani jasa transportasi masyarakat.

"Benar, kita sudah kunjungi perusahaan kapal Puteri Anggreni dan meminta kepada pihak manajamen untuk kembali beroperasi di Anambas," kata Anggota DPRD Anambas, Amat Yani, Minggu (24/7/2022).

Baca juga: CUACA Batam dan Daerah Lain di Kepri, Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Sejumlah anggota Dewan yakni, Fahri Hidayat, Raja Bayu Febri Gunadian, serta Setwan Jhon Aquarius menemui Humas PT Putramaju Global Indonesia di Batam, Musyafak.

"Kita terus disambut oleh pihak perusahaan dan mendapat penjelasan mereka akan kembali beroperasi dalam waktu dekat," terangnya.

Kepastian rute penyeberangan Anambas itu, lanjut Amat Yani, setelah pihak perusahaan mendapatkan kapal cadangan pengganti untuk digunakan pada pelayaran internasional Batam-Malaysia.

"Dalam kontraknya harus disediakan cadangan, maka itu MV Puteri Anggreni 05 dijadikan cadangan. Besok pihak perusahaan akan mencoba mencari kapal cadangan lain, sehingga nantinya MV Puteri Anggreini 05 tetap di Anambas," ungkapnya.

Kendati demikian, Ketua Komisi II DPRD Anambas itu mengungkapkan, kemungkinan pihak perusahaan akan menaikkan harga tiket kapal setelah nantinya melakukan pembahasan dengan rekan penyedia jasa kapal lainnya VOC Batavia.

Ini bagian dari dampak keterbatasan Bahan Bakar Minyak (BBM) solar dan wacananya akan naik sebesar Rp 150 ribu dengan total harga tiket nantinya menjadi Rp 550 ribuan," sebut politikus Partai Bulan Bintang itu. (TRIBUNBATAM.id/Noven Simajuntak)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved