Breaking News:

BERITA KRIMINAL

TNI AL Ungkap Illegal Fishing, Laut Natuna Utara Incaran Nelayan Vietnam

TNI AL melalui KRI Cut Nyak Dien-375 menangkap dua kapal ikan asing illegal fishing berbendera Vietnam yang beroperasi di Laut Natuna Utara.

TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Komandan Guspurla Koarmada I, Laksamana Pertama TNI H. Krisno Utomo saat mengungkap penangkapan dua Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam di Laut Natuna Utara, di atas KRI Cut Nyak Dien -375 yang bersandar di Posal TNI Al, Sabang Mawang, Natuna, Senin (25/7/2022). 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - KRI Cut Nyak Dien-375 TNI AL menangkap dua kapal ikan asing asal Vietnam di Laut Natuna Utara, Minggu (24/7/2022).

Unsur patroli Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I TNI AL itu menemukan 16 awak kapal serta sedikitnya 10 ton ikan dalam palka dua unit kapal berbendera Vietnam yang beraksi di Laut Natuna Utara itu.

Komandan Guspurla Koarmada I Laksamana Pertama TNI H. Krisno Utomo mengatakan, pihaknya selalu intens melakukan patroli di Laut Natuna Utara, khususnya mengenai aksi illegal fishing sebab Natuna berbatasan langsung dengan berbagai negara tetangga.

Ia menjelaskan, penangkapan kedua kapal ikan asing tersebut merupakan hasil dari Operasi Siaga Arnawa-22 yang dilakukan KRI Cut Nyak Dien-375 dengan Komandan Letkol Laut (P) Dedi Gunawan Widiatmoko.

Saat berpatroli di perairan Laut Natuna Utara sekitar 40 mil dari Pulau Laut, Kabupaten Natuna, KRI Cut Nyak Dien - 375 menemukan adanya aktivitas penangkapan ikan oleh dua kapal ikan asing berbendera Vietnam.

Baca juga: Mayoritas Kapal Illegal Fishing, Kejari Batam Masih Lelang Belasan Kapal, Sepi Peminat!

TNI AL ungkap illegal fishing nelayan Vietnam di Laut Natuna Utara 1
Komandan Guspurla Koarmada I, Laksamana Pertama TNI H. Krisno Utomo saat mengungkap penangkapan dua Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam di Laut Natuna Utara, di atas KRI Cut Nyak Dien -375 yang bersandar di Posal TNI Al, Sabang Mawang, Natuna, Senin (25/7/2022).

Kapal Ikan Asing tersebut masing-masing bernomor lambung BV 5329 TS dan BV 4889 TS.

Setelah diperiksa, KIA tersebut tidak dilengkapi dokumen atau izin secara resmi.

Kemudian dilakukan penangkapan sebab KIA tersebut telah mencuri ikan sekitar 40 mil dari Pulau Laut, Kabupaten Natuna atau di wilayah Zona Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) tanpa dilengkapi dokumen atau izin resmi.

"Kita mendapati dua kapal ikan asing berbendera Vietnam dan seluruh ABK juga berbangsa Vietnam dan berkewarganegaraan Vietnam. Mereka memasuki wilayah perairan Indonesia," kata Laksamana Pertama TNI H. Krisno Utomo, di atas KRI Cut Nyak Dien-375, Senin (25/7/2022).

Sebanyak 10 ton ikan dan 16 ABK berhasil diamankan oleh personel TNI AL.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved