Breaking News:

PROPERTI DI BATAM

Dekat Dua Negara Tetangga, Batam Sangat Strategis Jadi Tujuan Investasi Properti

Lokasi Batam yang berdekatan dengan negara Jiran yakni Malaysia dan Singapura disebut sangat layak dipertimbangkan sebagai tujuan investasi properti.

TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami
Ketua REI Kota Batam, Achyar Arfan memberikan sambutan dalam acara seremoni topping off One Avenue Batam, Batam Center, Senin (25/7/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kota Batam menjadi tujuan lokasi yang tepat untuk ber investasi properti.

Hal ini disampaikan Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kota Batam, Achyar Arfan, dalam seremoni topping off One Avenue Batam, Batam Center, Senin (25/7/2022).

Salah satu alasannya, Kota Batam berlokasi di wilayah yang sangat strategis, berdekatan dengan dua negara tetangga, Singapura dan Malaysia, sehingga dapat dikembangkan menjadi hub di bidang transportasi, pariwisata dan logistik.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi pemerintah, dalam hal ini, Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam, yang telah mengembangkan infrastruktur dan fasilitas kota sehingga dapat mendukung bergeliatnya usaha properti.

"Sudah banyak infrastruktur yang menunjang Batam sebagai kota metropolitan. Maka di sini lah tempatnya kalau mau investasi di bidang properti," ujar Achyar.

Baca juga: NGAKU Warga Setempat, 4 Pria di Batam Ancam Pasangan Kekasih Lalu Rampas Hartanya

Terlebih lagi, Achyar menunjukkan, bahwa melalui Undang-undang (UU) Cipta Kerja dan turunannya, yaitu PP Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, dan Pendaftaran Tanah, orang asing kini dapat lebih mudah membeli properti di Batam.

Jika sebelumnya orang asing membutuhkan dokumen seperti Kartu Ijin Tinggal Terbatas (Kitas) untuk dapat membeli sebuah properti, kini cukup menggunakan paspor.

"Dengan adanya kemudahan ini, tentu akan lebih banyak orang asing membeli rumah atau apartemen di sini," harap Achyar.

Namun, ada kendala lain dalam hal pengembangan properti hunian di Batam, yakni persoalan keterbatasan lahan. Meski demikian, Pemerintah Kota Batam terus mendorong pihak swasta membangun properti hunian bagi masyarakat.

"Ketersediaan lahan terbatas, maka kami mendorong hunian berstruktur tinggi (high rise building)," tambah Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Suhar. ( TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved