Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Kepri dan Kajati Resmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di RSKJKO

Peresmian Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa ini merupakan bagian dari program Restorative Justice dari Kejati Kepri dan diresmikan di RSKJKO

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Biro Adpim Pemprov Kepri/Tribun
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad bersama Kajati, Gerry Yasid meresmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Provinsi di Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSKJKO) Engku Haji Daud Provinsi Kepri, Tanjung Uban, Senin (25/7/2022). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad bersama Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Kepri Gerry Yasid meresmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa Provinsi di Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat (RSKJKO) Engku Haji Daud Provinsi Kepri, Tanjung Uban, Senin (25/7/2022).

Peresmian Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa ini merupakan bagian dari program Restorative Justice dari Kejati Kepri.

Balai ini untuk sementara berkapasitas 10 tempat tidur yang dilengkapi CCTV dan pengawasan 24 jam.

Tenaga kesehatan yang tersedia meliputi dua orang dokter spesialis jiwa, satu orang perawat spesialis jiwa, tujuh perawat dengan sertifikasi keperawatan di bidang napza, dan 1 orang perawat yang tengah menempuh pendidikan spesialis keperawatan jiwa.

Sebagai informasi, RSUD Engku Haji Daud diresmikan pada tahun 2007, dan ditetapkan menjadi rumah sakit kelas C yang awalnya hanya memiliki empat dokter spesialis.

Yaitu Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Kebidanan dan Kandungan, Spesialis Anak dan Spesialis Bedah Umum.

Namun, saat ini diterbitkan Surat Keputusan Gubernur Nomor 663 Tahun 2022 menjadi Rumah Sakit Khusus Jiwa dan Ketergantungan Obat Engku Haji Daud Kelas B, dan saat ini sedang menunggu pengesahan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Baca juga: Sekda Kepri Imbau ASN Jadi Teladan di Lingkungan Tempat Tinggal dan Tempat Kerja

Adapun tujuan dikeluarkannya surat keputusan ini, agar Provinsi Kepri memiliki pusat rujukan pelayanan yang mampu menjalankan program promotif, preventif, kuratif maupun rehabilitatif kesehatan jiwa dan NAPZA.

Sekarang sudah ada sembilan dokter spesialis, satu di antaranya Spesialis Kesehatan Jiwa.

Rawat Inap Jiwa telah dibuka sejak Agustus tahun 2018 dan saat ini sudah merawat lebih kurang 376 pasien rawat jiwa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved