Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Pemprov Kepri dan Dirlantas Polda Kepri Bangun Sinergitas Lewat FGD Lalu Lintas

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Hasan menjadi narasumber FGD terkait lalu lintas di Best Western Panbil, Batam, Senin (25/7)

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Biro Adpim Kepri/Tribun
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Hasan menjadi narasumber FGD di Hotel Best Western Panbil, Batam, Senin (25/7/2022). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perkembangan era digitalisasi yang begitu cepat, memberikan dampak yang begitu signifikan terhadap perkembangan suatu daerah dan budaya masyarakat dalam kegiatan sehari-hari.

Tidak dapat dipungkiri perubahan yang begitu cepat, menyebabkan penyesuaian pada masyarakat berdampak positif maupun negatif yang dapat merugikan banyak pihak.

Menanggapi permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berkolaborasi bersama Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Dirlantas Polda) Kepri melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Stakeholder Lalu Lintas dan Angkutan Jalan guna menjamin terlaksananya pelayanan masyarakat pada Era Transisi Pandemi menuju Endemi tahun 2022'.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Hasan menjadi narasumber FGD di Hotel Best Western Panbil, Batam, Senin (25/7/2022).

Ia memberikan pemahaman terkait dampak smartphone yang tidak digunakan secara bijak.

Menurut Hasan, dampak negatif pada penggunaan smartphone dan media sosial merupakan permasalahan yang komprehensif dan harus ditangani secara bersama-sama dengan seluruh stakeholder dalam memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat.

"Tak hanya soal informasi-informasi hoaks, saat ini dampak negatif dari smartphone sangat luas. Kebiasaan pengguna teknologi digital yang tidak tepat menimbulkan banyak aspek negatif lainnya, bahkan di sektor kecelakaan lalu lintas. Hal ini harus tangani secara bersama-sama," gagas Hasan.

Baca juga: Gubernur Kepri dan Kajati Resmikan Balai Rehabilitasi Napza Adhyaksa di RSKJKO

Kebiasaan masyarakat menggunakan smartphone pada saat mengendarai kendaraan menjadi salah satu dampak negatif penggunaan teknologi yang tidak tepat saat ini.

Perolehan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, terdapat 1.073.710 unit kendaraan bermotor, dan berdasarkan Data Indonesia.id terdapat 103.645 kasus kecelakaan lalu lintas darat.

Serta berdasarkan data Polda Kepri terdapat 540 kasus kecelakaan lalulintas darat di Kepri pada tahun 2021.

Berdasarkan data tersebut, salah satu faktor penyebab terjadinya kecelakaan tersebut disebabkan beralihnya fokus pengemudi pada saat mengendarai kendaraan karena menggunakan smartphone saat mengemudi.

Menanggapi hal tersebut, Hasan mengimbau dan menegaskan kepada masyarakat untuk tidak lagi mengoperasikan smartphone pada saat berkendara.

"Bijaklah dalam menggunakan teknologi smartphone, karena hal yang tidak diinginkan dapat terjadi kapanpun dan dimana saja. Waspada dan tetap berkonsentrasi pada saat berkendara. Pesan saya, ingatlah keluarga di rumah sedang menunggu kepulangan kita," pesan Hasan.

Baca juga: Sekda Kepri Imbau ASN Jadi Teladan di Lingkungan Tempat Tinggal dan Tempat Kerja

Terakhir, Hasan menambahkan sebagai bukti peran Pemerintah sebagai pelayan publik dan terealisasinya pelayanan masyarakat dalam era transisi pandemi menjadi endemi, Dinas Kominfo Kepri akan hadir menjadi pelopor dalam melakukan imbauan kepada masyarakat.

"Kami akan hadir dalam memberikan imbauan, edukasi, dan sosialisasi dalam bentuk tulisan, info grafis, dan video grafis yang nantinya akan kita publikasikan melalui media Diskominfo dan sarana Videotron milik Diskominfo yang tersebar di beberapa titik," pungkasnya. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved