TANJUNGPINANG TERKINI
Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Nelayan di Tanjungpinang Diajarkan Buat Bubu Ketam
Pelatihan membuat bubu ketam ini digelar Dinas Pertanian dan Perikanan Tanjungpinang dan melibatkan 90 nelayan di Tanjungpinang
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Nelayan di Kota Tanjungpinang dilatih membuat bubu ketam dan pengikatan jaring gilnet.
Pelatihan yang digelar Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (DP3) Tanjungpinang ini melibatkan 90 orang nelayan.
Kepala DP3 Tanjungpinang, Yoni Fadri menyebutkan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) atau kemampuan teknis nelayan melalui pemberian informasi dan pengetahuan teknologi penangkapan ikan.
“Dengan meningkatnya kemampuan SDM nelayan diharapkan mampu meningkatkan produksi dan produktivitas, serta sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga," ucap Yoni, Selasa (26/7/2022).
Diketahui saat ini ada sekitar 1.519 nelayan di Tanjungpinang, yang masuk dalam data Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan (Kusuka).
Sementara itu Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, masih banyak nelayan yang belum terdaftar.
Baca juga: Jasa Raharja Tanjungpinang Gelar Rapat Bahas Program Pencegahan Kecelakaan di Bintan
“Penduduk kita masih banyak yang berprofesi sebagai nelayan. Pemko berkomitmen meningkatkan SDM yang ada di Tanjungpinang dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi penangkapan ikan," kata Rahma.
Menurutnya, Tanjungpinang adalah daerah bahari yang sebagian besar wilayahnya adalah laut.
Sehingga pelatihan ini sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan para nelayan agar dapat mengoptimalkan potensi bahari Tanjungpinang.
"Jadi setelah pelatihan ini nelayan tidak perlu lagi membeli bubu, karena sudah bisa membuat sendiri dan akan menghemat pengeluaran," tuturnya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/2805Wako-Rahma.jpg)