Breaking News:

Pemkab Karimun

Bupati Karimun Kaji Usulan Penarikan Retribusi Tower Demi Dongkrak PAD

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, perlu kehati-hatian sebelum menarik retribusi tower atau Base Tranceiver Station (BTS) di Karimun.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Yeni Hartati
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat diwawancarai mengenai usulan penarikan retribusi tower oleh DPRD Karimun, Rabu (22/7/2022). Meski menyambut baik, menurutnya perlu kehati-hatian dalam memungut retribusi Base Tranceiver Station (BTS) di Karimun itu. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Bupati Karimun Aunur Rafiq menanggapi usulan DPRD Karimun terkait retribusi tower untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Karimun itu akan segera menginventarisir organisasi perangkat daerah (OPD) mana yang menjadi domain untuk memungut retribusi tower itu.

Aunur Rafiq mengaku jika dirinya sedang mengkaji peraturan yang harus dikeluarkan untuk merealisasikan pemungutan retribusi tower di Karimun.

"Kami masih mengkaji apa yang harus dikeluarkan terlebih daluhu. Dalam hal ini Peraturan Bupati (Perbup) sebagai payung hukum agar dapat menarik retribusinya," ujarnya, Rabu (27/7/2022).

Ia menegaskan perlu ekstra hati-hati untuk memungut retribusi tower yang beroperasi di Kabupaten Karimun.

Baca juga: Genjot PAD, Anggota DPRD Karimun Ini Sarankan Pemkab Pungut Retribusi Tower

Bupati Karimun Aunur Rafiq tak ingin sampai menyalahi aturan dalam penerapannya nanti.

Pemerintah Kabupaten Karimun selama ini belum pernah memungut retribusi tower.

Padahal retribusi tower telah tertuang melalui Peraturan Daerah (Perda) yang telah di sahkan No 4 tahun 2020 tentang Retribusi Daerah.

Namun, Peraturan Bupati (Perbup) tersebut belum mengatur tarif dari retribusi tower tersebut.

Usulan untuk menerapkan retribusi tower sebelumnya disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Karimun, Ady Hermawan.

Baca juga: Antisipasi Banjir, Pemkab Karimun Akan Normalisasi Saluran Air di Sejumlah Titik

Menurutnya, ini merupakan salah satu cara untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih lesu.

"Pemkab harus segera memungut retribusi tower. Jumlah tower di Karimun sangat berpotensi dari pendapatan retribusi yang sangat besar," ujar Ady Hermawan.(TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved