Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Ibu Tersangka Kasus Curanmor Modus COD Menangis Datangi Polda Kepri

Polda Kepri sebelumnya menangkap empat tersangka kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor di Batam. Satu tersangka bahkan mengaku sebagai TNI.

TribunBatam.id/Bereslumbantobing
Keluarga satu dari empat tersangka kasus pencurian dan penggelapan sepeda motor modus COD ungkap kasus Ditreskrimum Polda Kepri mendatangi Mapolda Kepri, Rabu (22/7/2022). Wanita yang diketahui ibu salah satu tersangka tak mengetahui jika anaknya tergabung dalam aksi pencurian yang telah beraksi di 20 lokasi Batam. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seorang ibu tampak menangis ketika berada di Mapolda Kepri sebelum ungkap kasus pencurian dan penggelapan modus cash on delivery (COD) dengan empat tersangka, Rabu (22/7/2022).

Ia setia menunggu kehadiran salah satu tersangka kasus pencurian dan penggelapan modus COD di Polda Kepri.

Wanita itu merupakan ibu Fardiansyah, satu dari empat tersangka ungkap kasus Ditreskrimum Polda Kepri.

Ibu Fardiansyah tampak didampingi oleh kakak tersangka.

Ia tak mengetahui keterlibatan sang anak yang terlibat aksi kriminal itu.

Penyidik Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri berusaha menenangkan keluarga tersangka.

Baca juga: Polda Kepri Ungkap Kasus Curanmor Modus COD, Satu Tersangka TNI Gadungan

Namun upaya itu tak berhasil. Ibu itu masih terlihat menitikkan air mata.

“Kami tak tahu menahu, tiba tiba dapat kabar anak saya itu sudah ditangkap polisi,” ujar ibu itu kepada penyidik saat mengarahkan memasuki ruang tunggu.

Wadireskrimum Polda Kepri, AKBP Ari Broto sebelumnya mengungkap jika polisi menangkap Fardiansyah di kawasan Baloi Indah Anggrek Batam pada Rabu (27/7) pukul 02.30 WIB.

Fardiansyah diketahui memiliki peran utama dalam kasus ini.

Selain menerima motor yang berhasil digelapkan oleh para pelaku tersebut dan menjualnya ke orang lain, tersangka diketahui mencari korban dalam laman media sosial yang menyajikan jual beli lalu menghubungi korban lewat Whatsapp.

Setelah sepakat dengan calon korbannya, tersangka kemudian menentukan waktu dan tempat untuk melakukan COD.

Ia kemudian memerintahkan rekannya untuk mendatangi lokasi COD yang ditentukan dan melarikan kendaraan korbannya.

"Setelah berhasil menjual nanti dia transfer atau berikan tunai hasil penjualannya ke pelaku lainnya," katanya.

Baca juga: 119 Calon Jenderal TNI dan Polri Praktek Kerja di Polda Kepri

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved