Breaking News:

KARIMUN TERKINI

VIRAL di Medsos, Video Dua Siswa SMKN1 Karimun Adu Jotos dan Dijadikan Konten

Video dua siswa SMKN 1 Karimun adu jotos gegara gitar menyebar dan menjadi viral di media sosial. Mirisnya, perkelahian itu justru dijadikan konten.

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati
AKP Brasta Pratama Putra memberikan pembinaan dan memberikan sanksi kepada siswa SMK Negeri 1 Karimun yang ikut dalam perkelahian. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Dua siswa SMK Negeri 1 Karimun viral akibat video adu jotos yang tersebar luas di media sosial, Jumat (29/7/2022).

Aksi adu jotos tersebut bukannya dilerai oleh teman-temannya, justru dijadikan konten dengan suara riuh teriakan.

Mirisnya lagi, siswa lainnya justru menonton membentuk seperti ring dengan kepulan asap rokok berasal dari bibir mereka.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Karimun, Mastur mengatakan, telah memanggil kedua orangtua siswanya yang terlibat adu jotos atau perkelahian tersebut.

"Permasalahannya hanya sepele tak dikasih pinjam gitar, jadi kedua orangtua mereka kami panggil guna diberikan penjelasan hingga pembinaan kepada siswa tersebut," ujar Mastur.

Diketahui, aksi perkelahian siswa tersebut terjadi di luar jam pelajaran atau saat pulang sekolah.

Baca juga: KECELAKAAN DI BATAM, Avanza Masuk Parit, Mobil Ringsek Kepala Supir Lebam

Sementara, Kapolsek Tebing AKP Brasta Pratama Putra mengaku prihatin dengan perkelahian siswa yang belajar di sekolah yang sama tersebut.

AKP Brasta langsung mengumpulkan rombongan siswa-siswa yang menonton perkelahian tersebut dan memberikan pembinaan hingga penjelasan sanksi.

"Dari sekian banyak yang menonton tak ada satu orang pun yang melerai, malah membuat konten dengan video dan menyebar luaskan," ujar AKP Brasta.

Selain pembinaan, AKP Brasta juga mengimbau kepada seluruh pelajar hingga akan melakukan patroli ke tempat-tempat yang menjadi tongkrongan siswa-siswa usai jam pelajaran berakhir.

"Kami akan melaksanakan patroli ke tempat-tempat yang biasanya dijadikan tongkrongan siswa dan  mengimbau khususnya SMK N 1 Karimun agar hal seperti ini tidak terulang kembali, karena ini dapat merugikan diri sendiri, baik itu sanksi yang diberikan sekolah, ataupun kerugian dari segi materi bahkan bisa menjadi korban," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Yeni Hartati)


 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved