WISATA BATAM
Lembah Pelangi, Lembah dan Hutan Disulap Jadi Wisata Instagramable di Batam
Lembah Pelangi Batam bisa menjadi alternatif bagi penyuka wisata alam tapi tetap instagramable dan bisa jadi pengisi feeds media sosial kalian.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tak banyak yang mengira suatu area lembah di dalam hutan bisa disulap menjadi tempat wisata yang instagrammable.
Nyatanya, Kota Batam memiliki tempat wisata menarik yang dibangun di suatu dataran rendah area Bukit Dangas, Tanjungpinggir, Kota Batam, namanya Lembah Pelangi.
Tempat wisata ini memiliki ciri khas cat warna-warni di beberapa spot wahananya.
Pulasan berwarna-warni ini memberikan kesan cerah dan ceria pada tempat wisata Lembah Pelangi.
"Disebut Lembah Pelangi, karena tempatnya memang di lembah dan nuansanya warna-warni seperti pelangi. Harapannya, pengunjung yang datang ke sini bisa bersuka cita bersama keluarga," jelas seorang penjaga tiket masuk Lembah Pelangi, Christina.
Bagaimana cara menuju Lembah Pelangi Batam?
Jalan menuju Lembah Pelangi tidak sulit diakses.
Pengunjung cukup menyusuri Jalan Ir. Sutami, Sekupang Batam, dari arah Sei Harapan atau pun Patam Lestari.
Pintu masuk dan spanduk nama Wisata Lembah Pelangi dapat langsung ditemui di pinggir jalan, seberang jalan masuk perumahan Akasia Garden.
Baca juga: Museum Batam Raja Ali Haji, Dulu Gedung Mangkrak Kini Pusat Sejarah dan Wisata Batam
Dekat dengan area perumahan, wisata Lembah Pelangi ini kerap dikunjungi wisatawan lokal, terutama rombongan keluarga.
Terkadang, di hari libur, ada pula rombongan anak sekolah yang menghabiskan liburan di tempat ini.
"Paling ramai biasanya keluarga dan anak sekolah," ujar Christina.
Selama ini, tempat wisata Lembah Pelangi, Sekupang, Batam tidak banyak dikunjungi wisatawan di hari kerja.
Saat TRIBUNBATAM.id berkunjung ke tempat wisata Batam tersebut, Senin (1/8/2022), sejak pagi hingga menjelang siang hari, baru ada satu pengunjung yang datang.
Suasana sepi mengelilingi area wisata ini.
Sesekali hanya terdengar suara ternak domba dan ayam kalkun.
Menjelang siang hari, hujan deras pun turun dalam waktu yang cukup lama, membuat tempat wisata ini semakin sepi pengunjung.
Beberapa kendaraan yang datang hanya berteduh di area kantin, tepat di depan pintu masuk area wisata.
Penjaga Wisata Lembah Pelangi Batam, Christina, mengakui, pengunjung tidak terlalu ramai di hari-hari kerja (weekdays).
Biasanya di weekdays, jika cuacanya sedang cerah, paling banyak hanya 20-an orang yang datang.
"Di hari kerja, terutama pagi-pagi pasti sepi, karena anak-anak sekolah dan orangtua bekerja. Tapi biasanya sekitar jam 3 sore mulai ada yang datang," jelas Christina.
Ia pun mengungkapkan, tempat wisata ini paling populer di kalangan keluarga dan ibu-ibu.
Biasanya, meskipun masih hari kerja, kaum ibu-ibu sering datang saat sore hari dalam rombongan untuk sekadar berpiknik dan menyewa gazebo untuk acara kumpul-kumpul.
Aula gazebo bisa disewa seharga Rp 200 ribu di sini.
Sementara itu, meski tempat wisata ini memiliki spot foto instagrammable, tetapi keberadaannya belum cukup populer di kalangan anak muda.
Anak-anak muda yang datang kemari seringkali mengikuti rombongan keluarga atau bersama teman-teman sekolah.
"Jarang sih anak-anak muda, kebanyakan keluarga," ujar Christina.
Jumlah pengunjung baru terpantau ramai di akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu.
Di ke dua hari itu, jumlah pengunjung dapat mencapai 200 hingga 300 orang per harinya.
Sedangkan, di hari raya atau tanggal merah, jumlah pengunjung membludak hingga mencapai di atas 1.000 orang per hari.
Adapun tempat wisata ini buka setiap hari dari pukul 8 pagi sampai 6 sore. (TRIBUNBATAM.id/Hening Sekar Utami)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/01082022tempat-wisata-Lembah-Pelangi-Sekupang-Batam.jpg)