Breaking News:

BATAM TERKINI

Belajar Tatap Muka di Batam Bisa Dihentikan Jika Ada Kasus Covid-19 di Sekolah

Pembelajaran tatap muka bisa diberhentikan apabila ada warga sekolah yang terkonfirmasi positif Covid-19 seiring meningkatnya kasus covid-19 di Batam.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/ARGIANTO DA NUGROHO
Siswa menunggu dimulainya pembagian kelas di SD Negeri 010 Sekupang, Batam, Senin (11/7/2022). Kenaikan kasus covid-19 di Batam belakangan ini bisa berpotensi menghentikan proses belajar tatap muka di sekolah jika ditemukan kasus covid-19 di lingkungan sekolah. 

BATAM,  TRIBUNBATAM.id - Kasus Covid-19 semakin meningkat di Kota Batam. Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Selasa (2/8/2022) ada 37 kasus aktif.

Pembelajaran tatap muka bisa diberhentikan apabila ada warga sekolah yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Hal itu tertuang dalam Kebijakan Surat Edaran Mendikbud-Ristek Nomor 7 Tahun 2022, tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di masa pandemi Covid-19. 

Kebijakan ini diambil lewat kesepakatan bersama dengan Kemenko Kemaritiman dan Investasi, Kemntrian Agama, Kementrian Kesehatan dan Kementrian dalam Negeri. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan memastikan akan mematuhi aturan dari Kemendikbud tersebut.

Sekolah ditutup jika ada warga sekolah yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

“Kalau seandainya ada klaster di sekolah ya kembali lagi seperti dulu (Daring) seperti awal-awal mulai redanya Covid-19 ini,” ujar Hendri, Selasa (2/8/2022).

Ia berharap tidak ada lagi warga sekolah yang terkonfirmasi positif Covi-19.

Dirinya, juga mementau terus kondisi sekolah agar peyebaran Covid-19 bisa ditekan.

“Kalau di Batam jangan sampai ada lah. Kita juga tetap bakal berkoordinasi dengan dinas Kesehatan melakukan survey. Nanti akan kita tindaklanjuti,” katanya. 

Dalam hal ini ia juga mengimbau agar pihak sekolah tetap menaati protokol kesehatan (prokes) di sekolah.

Seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. 

“Kita juga sudah berikan sarana cuci tangan di tiap sekolah. Tujuannya agar Covid-19 di lingkungan sekolah,” katanya. ( TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi) 
 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved