Breaking News:

INFO CUACA

BMKG Prediksi Cuaca Pulau Bintan Hujan Tiga Hari ke Depan, Simak juga Cuaca Lagoi

BMKG memprediksi cuaca Pulau Bintan, termasuk Tanjungpinang dan Lagoi tiga hari ke depan berpotensi hujan dari 7-9 Agustus 2022

DOK TRIBUNWOW
Ilustrasi Info Cuaca di Pulau Bintan 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Berikut prakiraan cuaca besok untuk wilayah Pulau Bintan, termasuk Tanjungpinang, Kijang, Lagoi dan sekitarnya.

Prediksi cuaca Pulau Bintan dari Stasiun Meterologi Klimatologi dan Geofisika Raja Haji Fusabilillah (RHF) ini berlaku selama tiga hari ke depan. Terhitung sejak 7 - 9 Agustus 2022.

Secara umum, kondisi cuaca di Pulau Bintan tiga hari ke depan berawan dan masih akan berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada pagi dan siang hari, yang bersifat lokal dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Analisis dinamika atmosfer menyatakan, pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) kurang memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya.

Sementara itu DMI dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di Pulau Bintan dan sekitarnya.

Adapun kondisi MJO yang berada dalam fase 5 cukup berpengaruh terhadap penambahan jumlah curah hujan di wilayah Indonesia bagian tengah - timur, tetapi kurang berpengaruh untuk wilayah Pulau Bintan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Batam dan Kepri Hari Ini Minggu 7 Agustus 2022, Didominasi Hujan Ringan

Sementara analisis skala regional dengan nilai SST yang masih hangat berpengaruh terhadap peningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulus dan Cumulonimbus).

Kemudian, adanya pola konvergensi dan belokan angin (shearline) yang diprakirakan masih berpotensi terjadi di sekitar Pulau Bintan dan sekitarnya dapat menyebabkan perlambatan massa udara yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Selanjutnya, analisis skala lokal terhadap kondisi kelembaban atmosfer pada lapisan bawah hingga menengah yang diprakirakan relatif basah menunjukkan banyaknya pasokan uap air yang juga mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Pada prakiraan indeks labilitas menunjukkan kondisi atmosfer dalam keadaan labil ringan hingga moderat dan memungkinkan adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang menghasilkan hujan petir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved