Breaking News:

LINGGA TERKINI

Wabup Lingga Usulkan Teknologi Listrik Atasi Kelangkaan BBM Subsidi bagi Nelayan

Wakil Bupati Lingga memikirkan solusi mengatasi kelangkaan BBM subsidi yang meresahkan nelayan di Lingga. Termasuk penggunaan teknologi listrik.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
Dokumentasi Pemkab Lingga
Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy memikirkan solusi mengatasi kelangkaan BBM subsidi yang meresahkan nelayan di Lingga. Termasuk penggunaan teknologi listrik. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Selain menduduki jabatan Wakil Bupati Lingga, Neko Wesha Pawelloy saat ini juga sebagai salah satu tokoh pemuda di Kepulauan Riau (Kepri).

Dia juga fokus di bidang kemaritiman.

Putra kandung Alias Wello ini mengungkapkan bahwa berdasarkan data BPS, di Kepri saat ini ada lebih dari 120 ribu nelayan, yang sangat membutuhkan kepastian Bahan Bakar Minyak atau BBM bersubsidi

"Tentu BBM Bersubsidi masih menjadi persoalan klasik yang tidak selesai hingga saat ini, dan membutuhkan perhatian kita bersama," kata Neko baru-baru ini.

Menurut pria yang juga sebagai Ketua Bidang Perikanan dan Kelautan DPP KNPI ini mengatakan revisi Peraturan Presiden (Perpres) 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak, harus benar-benar mampu menjadi solusi kelangkaan BBM bersubsidi saat ini.

Khususnya BBM jenis Pertalite dan Solar yang harus benar-benar berpihak kepada nelayan.

Baca juga: Bupati Lingga Muhammad Nizar Lepas Peserta Jambore Nasional XI ke Cibubur

Sampai hari ini, dia menuturkan Perpres tersebut masih dalam tahap revisi.

"Kami berharap beleid dalam revisi tersebut benar-benar tegas dalam pengaturan distribusi BBM bersubsidi ini, agar tepat sasaran, agar pengawasannya nanti dilakukan secara transparan," ujarnya.

Di samping itu, Neko Wesha Pawelloy, yang saat ini masih aktif sebagai Wakil Bupati Lingga juga mendorong pemerintah untuk melakukan terobosan pemanfaatan teknologi bagi nelayan, khususnya transportasi listrik.

"Kemarin kita pernah melihat kapal nelayan dengan teknologi baterai litihium terkini, yang dikembangkan oleh pihak swasta, ini perlu kajian mendalam dan didukung agar nelayan kita tidak lagi ketergantungan dengan solar, dan lebih ramah lingkungan," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved