Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Kepulauan Riau Gesa Bangun BTS, Tim BPKP Kepri Awasi Pembangunannya

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menerima kunjungan tim survei BPKP Kepri, Senin (8/8/2022) dalam mengawasi pembangunan 77 titik BTS.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad saat rapat bersama Tim Survei BPKP Kepri, Senin (8/8/2022). Tim BPKP Kepri bakal mengawasi pembangunan 77 titik Base Tranceiver Station (BTS) melalui BAKTI Kemkominfo. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mendapat 77 titik pembangunan Base Transceiver Station (BTS) baik melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) maupun Dirjen PPI Kominfo bersama Provider Swasta pada tahun ini.

Pembangunan BTS Pemprov Kepri ini, akan diawasi penyediaannya oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Kepri.

Berdasarkan peraturan, BPKP Perwakilan Kepri akan melakukan survei pendahuluan pengawasan penyediaan BTS dan penyediaan akses dan kapasitas jaringan internet.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad yang terus menggesa percepatan pembangunan BTS, menerima tim survei di ruang kerjanya, Senin (08/08/2022).

Tim dipimpin Nunung Nurhayati serta akan menggelar survei pendahuluan selama 11 hari kerja mulai 2 Sampai dengan 16 Agustus 2022.

Baca juga: Pantau ke Lapangan, Gubernur Kepri Ansar Ahmad Gesa Revitalisasi Pulau Penyengat

Gubernur Kepulauan Riau terima kunjungan Tim Survei BPKP Kepri
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad saat rapat bersama Tim Survei BPKP Kepri, Senin (8/8/2022). Tim BPKP Kepri bakal mengawasi pembangunan 77 titik Base Tranceiver Station (BTS) melalui BAKTI Kemkominfo.

Nunung menyampaikan, dalam survei pendahuluan ini, timnya ingin melihat sudah sejauh mana progres pengerjaannya. Kemudian terkait perizinan, pembebasan lahan, hingga kendala-kendala yang dihadapi.

"Dilihat dari Program BAKTI di Kementerian Kominfo, Kepri termasuk Provinsi yang mendapat jumlah titik terbanyak pembangunan BTS nya oleh BAKTI di Sumatera. Di survei ini kami juga ingin melihat peran Pemprov Kepri menjembatani dan mengkoordinir Pemkab maupun Pemko dengan Pemerintah pusat terkait hal teknis seperti pembebasan lahan" ujar Nunung.

Nunung menjelaskan, timnya saat ini sedang dalam tahap pengumpulan data dan belum sampai ke tahap pengawasan di lapangan.

Menurutnya, setelah data dihimpun di tahap awal, maka akan di himpun di BPKP pusat untuk memperdalam ke daerah mana-mana saja akan melakukan peninjauan secara langsung.

"Saat ini di Kementerian Kominfo sudah cukup banyak data yang dihimpun terkait proses perencanaan, penyediaan lahan pembangunan, dan kendala serta hambatan secara umum," jelas Nunung.

Baca juga: Wakil Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Batam Gunakan Pembungkus yang Ramah Lingkungan

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved