Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Wanita Hamil Tewas di Tangan Suami, Kematian Baru Terungkap Setelah 3 Bulan

SR (30), seorang wanita warga Desa Lantek, Kecamatan Galis, Bangkalan yang tengah hamil tewas di tangan suaminya. SR sempat hilang sebelumnya

Editor: Dewi Haryati
Warta Kota
Ilustrasi mayat. Wanita hamil di Bangkalan tewas di tangan suami 

BANGKALAN, TRIBUNBATAM.id - Seorang wanita yang sedang hamil 3 bulan di Kecamatan Konang, Bangkalan menjadi korban pembunuhan.

Kasus pembunuhan ini baru terungkap 3 bulan setelah kematian korban.

Itu pun lantaran ada seorang warga yang kakinya tersandung tulang yang dikiranya tulang hewan di jalan. Belakangan diketahui, itu merupakan tulang manusia.

Ada pun korban berinisial SR (30), warga Desa Lantek, Kecamatan Galis.

Korban dibunuh suami sirinya MS (33), warga Desa Sambiyan, Kecamatan Konang.

Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dihadirkan saat ekspose kasus di Mapolres Bangkalan, Jumat (12/8/2022).

Pelaku dikawal langsung oleh Kapolsek Konang, AKP Rohman Haris. Pelaku tiba di Mapolres dengan posisi tangan diborgol.

Baca juga: Melihat Rumah Orangtua Bripka RR Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Tidak terlintas duka dan penyesalan dari raut wajah MS usai dirinya membunuh SR.

Di hadapan polisi, pelaku mengakui perbuatannya membunuh korban lantaran korban hamil dengan pria lain.

“Karena sebelumnya bilang hamil 3 bulan, ditanyai pertama gak jawab. Dan ketiga kalinya ia hamil sama Samsul. Akhirnya Samsul datang, masuk ke kamar, memperkosa, minta ke isteri saya,” ucap MS di hadapan Kapolres Bangkalan, AKBP Wiwit Ari Wibisono dilansir dari SuryaMalang.com.

Wiwit menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula ketika ada seorang warga yang kakinya tersangkut tulang saat melintas di sekitar lokasi kejadian pada Rabu (3/8/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.

Pria tersebut lantas pulang dan kembali ke lokasi bersama dengan istrinya.

“Dia sangka itu adalah tulang-belulang sapi atau hewan ternak lainnya. Karena penasaran, ia mengajak istrinya dan ternyata itu adalah tulang-belulang manusia,” ungkap Wiwit didampingi Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya serta Plh Kasi Humas Ipda Risna Wijayati.

Unit Reskrim dan Sat Reskrim Polres Bangkalan pun langsung bergerak cepat dengan melakukan penyelidikan seusai menerima laporan.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved