Breaking News:

Malaysia dan Singapura Tujuan Ekspor Pisang Kepok Asal Kutim Indonesia

Negeri jiran Malaysia dan Singapura menjadi tujuan ekspor pisang kepok asal Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Indonesia.

Kompas.com
Ilustrasi Pisang - Singapura dan Negeri Jiran Malaysia menjadi tujuan Kabupaten Kutai Timur, Indonesia untuk mengekspor pisang kepok varietas lokal mereka. 

TRIBUNBATAM.id - Dua negara tetangga Batam, Provinisi Kepulauan Riau (Kepri) jadi tujuan ekspor pisang asal Indonesia.

Yup, negeri jiran Malaysia dan Singapura menjadi tujuan ekspor pisang kepok asal Indonesia, tepatnya asal Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur.

Pasar ekspor pisang kepok varietas lokal asal Kutim, Indonesia ini juga telah terjalin kesepakatan (kontrak kerja) antara petani di Kutim dengan durasi 2 tahun dengan Singapura.

Data ekspor Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Kaltim pada 2022 mencatat, penjualan pisang kepok yang terus meningkat. Pada periode Maret hingga Juni 2022, sebanyak 340 ton pisang kepok telah diekspor ke Malaysia.

Kepala DPTPH Kaltim, Siti Farisyah Yana terus berupaya mengembangkan produktivitas produk pertanian pisang kepok krecek.

Baca juga: Imigrasi Deportasi Warga Malaysia dan China Setelah Terbukti Bukan Spionase

Satu di antaranya melalui pengembangan sejuta pokok pisang dalam Program Peningkatan Hortikultura di tahun 2021 lalu.

DPTPH memberikan bantuan 8 ribu bibit pisang kepok di Kabupaten Kutim.

Penambahan luas kebun eksisting pisang kepok juga terus ditingkatkan.

DPTPH mencatat, luas lahan tanaman pisang kepok tahun 2021 seluas 1.700 hektare dengan produksi sebanyak 1.340 ton per bulan.

"Tahun 2022, luas lahan tanaman pisang Kepok ditambah menjadi 1.820 ha, dengan produksi 1.650 ton per bulan," terang Yana, Minggu (14/8/2022).

Adanya peningkatan tersebut, juga menambah kuota ekspor dibanding tahun sebelumnya.

Pihaknya juga mamaparkan, terkait pemasaran pisang kepok di pasar domestik maupun ekspor juga cukup stabil.

Baca juga: Terima Konjen Singapura, Kepala BP Batam Inginkan Iklim Investasi Tetap Hidup

"Juli 2022 pemasaran pisang kepok di Sangatta mencapai 90 ton per bulan, Samarinda 760 ton per bulan, Bontang 120 ton per bulan dan Balikpapan 350 ton per bulan," lanjut Yana.

Di pasar domestik, penjualan pisang kepok dikirim ke luar daerah Benua Etam.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved