Breaking News:

INFO CUACA

Prakiraan Cuaca Besok Pulau Bintan dari BMKG Termasuk Lagoi dan Tanjungpinang

BMKG memprakirakan cuaca besok Pulau Bintan dan sekitarnya beberapa hari kedepan. Prakiraan cuaca BMKG ini juga berlaku untuk Tanjungpinang dan Lagoi.

TribunBatam.id/istimewa
Foto dermaga yang dibangun di Kampung Tengah RT 01/RW 02, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Bintan dan jadi temuan BPK. BMKG memprakirakan kondisi cuaca besok Pulau Bintan dan sekitarnya untuk beberapa hari kedepan. Foto ilustrasi. 

BINTAN, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Klimatologi dan Geofisika Raja Ali Haji Fisabilillah kembali memprakirakan cuaca besok Pulau Bintan dan sekitarnya.

Prakiraan cuaca besok Pulau Bintan dari BMKG ini berlaku untuk beberapa hari kedepan, termasuk Kota Tanjungpinang, Kijang hingga Lagoi hingga 18 Agustus 2022.

Secara umum kondisi cuaca di Pulau Bintan tiga hari kedepan umumnya berawan dan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada pagi – siang dan dini hari yang bersifat lokal dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Itu berdasarkan, analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) kurang memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya.

Sedangkan DMI dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveki di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Baca juga: HUT RI 2022, Plt Bupati Bintan Roby Kurniawan Kukuhkan 20 Anggota Paskibra

Sementara adapun, kondisi MJO yang berada dalam netral tidak berpengaruh terhadap penambahan jumlah curah hujan di wilayah Pulau Bintan.

Analisis skala regional dengan nilai SST yang masih hangat dan anomali positif berpengaruh terhadap peningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulus dan Cumulonimbus).

Kemudian, adanya pola belokan angin (shearline) yang diprakirakan masih berpotensi terjadi di sekitar Pulau Bintan dan sekitarnya dapat menyebabkan perlambatan massa udara yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Selanjutnya, analisis skala lokal terhadap kondisi kelembaban atmosfer pada lapisan bawah hingga menengah yang diprakirakan relatif basah menunjukkan banyaknya pasokan uap air yang juga mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Pada prakiraan indeks labilitas menunjukkan kondisi atmosfer dalam keadaan labil moderat hingga kuat dan memungkinkan adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang menghasilkan hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved