KEUANGAN

Tips Memilih Investasi di Pasar Modal Bagi Investor Pemula, Perhatikan 6 Hal Ini

Investor pemula penting memperhatikan berbagai hal agar tujuan dapat tercapai dan meminimalisir kerugian di tengah jalan.

freepik.com
INVESTASI - Cara dan tips memilih investasi di pasar modal bagi investor pemula. FOTO: ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Mencari investasi yang tepat dan menguntungkan memang tak mudah.

Terlebih bagi para investor pemula, yang perlu lebih teliti dan lihai untuk memilih investasi agar tidak merugi.

Bila ingin memulai investasi di pasar modal, para investor pemula wajib mengetahui tipsnya agar bisa mendapatkan keuntungan untuk jangka pendek maupun panjang. 

Bagi Anda pemula, cara investasi di pasar modal sebenarnya bukanlah perkara sulit.

Investor pemula bisa mencoba beberapa investasi berupa investasi saham, reksadana, dan obligasi atau surat utang di pasar modal. 

Meski demikian, penting untuk memperhatikan berbagai hal agar tujuan dapat tercapai dan meminimalisir kerugian di tengah jalan.

Baca juga: Terkoreksi Cukup Dalam, Cek Rincian Harga Emas Antam Hari Ini 16 Agustus 2022

Baca juga: Tips Jitu Memulai Investasi Emas bagi Pemula, Modal Kecil tapi Menguntungkan

Melansir dari Nerd Wallet dan Bank Rate pada Sabtu, (2/7/2022), berikut cara yang bisa membantu Anda dalam memulai berinvestasi di pasar modal. 

Cara Pemula Memulai Investasi di Pasar Modal

  • Tentukan Tujuan Investasi secara Spesifik

Berikut ini hal-hal yang perlu dipikirkan sebelum melakukan investasi pasar modal:

Tujuan investasi. Apakah kebutuhan jangka pendek, jangka menengah, atau jangka panjang.
Risk appetite atau selera risiko.

Apakah Anda menyukai investasi yang berisiko tinggi, sedang, atau yang relatif aman?

Jumlah dana untuk investasi. Berapa yang ingin dianggarkan untuk investasi secara rutin.

Penting untuk diingat bahwa dana untuk investasi beda dengan dana untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

  • Pahami Tempat Berinvestasi

Anda harus benar-benar memahami tempat berinvestasi yang Anda pilih.

Tempat berinvestasi yang dimaksud adalah instrumen investasinya.

Pilihlah sektor investasi yang benar-benar Anda pahami.

Seperti mengetahui produk apa saja yang dijual oleh perusahaan atau dari mana saja sumber pemasukan perusahaan, serta bagaimana proses bisnisnya.

Mengutip dari Money Us News, penilaian merupakan faktor penting saat memilih saham.

Profitabilitas perusahaan, prospek pertumbuhan pendapatan, kualitas manajemen dan kinerja industri.

Beckerman pun mengatakan penting untuk memberi investor beberapa warna seputar sentimen mengenai berbagai kelompok industri.

Baca juga: Tips Aman Memilih Investasi Tepat Menurut OJK

Baca juga: 4 Cara Menyiapkan Dana Pensiun agar Hidup Tenang saat Usia Tua tanpa Khawatir Finansial

  • Investasi secara Bertahap

Sebagai investor pemula, anda mulai rajin membeli instrumen investasi yang dipilih.

Investor perlu memikirkan strategi dan kesempatan jangka panjang.

  • Lakukan Diversifikasi Investasi

Berdasarkan Bank Rate, pembelian bertahap juga dapat memberimu peluang untuk mengamati pergerakan harga saham di sektor lain.

Jadi, Anda tidak menempatkan seluruh uang di satu sektor saja. Inilah yang disebut diversifikasi investasi.

Jika sudah membeli saham di sektor properti, misalnya, kamu bisa menempatkan uang di sektor komoditas.

Tujuannya untuk meminimalisir risiko yang mungkin terjadi di masa depan.

Ketika salah satu sektor melemah, setidaknya sektor yang lain menguat. Jadi, Anda tidak kehilangan banyak uang.

  • Amati Pergerakan Harga

Anda harus mengamati pergerakan harga investasi yang Anda pilih, baik itu saham, reksadana, maupun obligasi.

Apalagi, jika Anda berinvestasi saham yang pergerakan harganya sangat fluktuatif, Anda harus terus memantau harganya.

Harga saham tidak selalu turun meski kondisi ekonomi tengah sulit.

Akan ada masanya harga saham tersebut naik. Sehingga, rajinlah mengamati pergerakan harganya.

Berapa persentase kenaikan dan penurunan harga dalam kurun waktu tiga hari terakhir.

Baca juga: Cara Membuat Akta Lahir Dispensasi Bagi Orang Dewasa di Disdukcapil dan Online

Baca juga: Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 41, Perhatikan Syaratnya agar Lolos Seleksi

  • Mulai dari Sekarang

Memilih kesempatan yang sempurna untuk terjun dan berinvestasi di pasar saham biasanya tidak bekerja dengan baik.

Tidak ada yang tahu dengan pasti 100 persen waktu terbaik untuk masuk.

Investasi dimaksudkan sebagai kegiatan jangka panjang. Tidak ada waktu yang tepat untuk memulai.

Jika Anda berinvestasi sekarang, dan makin sering dari waktu ke waktu, penggabungan itu adalah hal yang benar-benar dapat mendorong hasil Anda.

Jika Anda ingin berinvestasi, sangat penting untuk benar-benar memulai dan memiliki target dari waktu ke waktu.

Mengingat anda masih investor saham pemula, ada baiknya luangkan waktu lebih banyak untuk belajar investasi saham. 

Dengan begitu, hasil investasi pertama Anda tidak mengecewakan dan tentunya mendapat keuntungan.

(TRIBUNBATAM.id/LIA SISVITA DINATRI)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved