Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Kepulauan Riau Bangga, Pantun Masuk Warisan Budaya Dunia UNESCO

Pantun yang erat dengan kebudayaan Melayu membuat Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad bangga, setelah mendapat pengakuan dari UNESCO.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepri mendapat penghargaan dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim memberi penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Kepri yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi, Juramadi Esram, Asosiasi Tradisi Lisan, Lembaga Adat Melayu, Jabatan Warisan Negara Malaysia. Pantun yang erat dengan Melayu, diakui UNESCO dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage (ICH) of Humanity UNESCO atau Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda tentang Kemanusiaan. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pantun yang merupakan budaya masyarakat Melayu di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Provinsi Riau mendapat pengakuan UNESCO.

Dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage (ICH) of Humanity UNESCO, pantun masuk dalam Daftar Representatif Warisan Budaya Takbenda tentang Kemanusiaan.

Hal tersebut dibuktikan dengan diberikannya apresiasi oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, kepada pemerintah provinsi Riau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri yang diwakili Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi, Juramadi Esram, Asosiasi Tradisi Lisan, Lembaga Adat Melayu, Jabatan Warisan Negara Malaysia.

Ditetapkannya pantun sebagai Warisan Dunia oleh UNESCO membuat Gubernur Kepri, Ansar Ahmad semakin berkomitmen membuat Provinsi menjadi Kepri Berbudaya.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad langsung mengundang Dewan Kesenian Kepri untuk membicarakan perihal pengembangan kesenian dan kebudayaan di Kedai Kopi Batu 10, Tanjungpinang, Rabu (17/08/2022).

Baca juga: Gubernur Ansar Serahkan Remisi Hari Kemerdekaan dan e KTP untuk Warga Binaan se Kepri

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Kepri memberikan pengarahan langsung kepada Dewan Kesenian Kepri dan Dinas Kebudayaan Provinsi untuk membuat berbagai program dan kegiatan dalam pengembangan kesenian di Kepri.

"Sudah ada beberapa hal yang kita bicarakan dengan pak Gubernur, seperti kegiatan internal di Dewan Kesenian dan juga sinkronisasi dengan mitra strategis Dewan Kesenian seperti Dinas Kebudayaan dan Dinas Pariwisata Provinsi Kepri," kata Raja Ahmad Helmi Ketua Dewan Kesenian Kepri yang ditemui usai diskusi tersebut.

Raja Ahmad Helmi mengungkapkan Gubernur Ansar sangat mendukung penuh pengembangan kesenian di Kepri termasuk nantinya berdirinya Taman Budaya Kepri.

Sejatinya dukungan Gubernur Ansar dan juga Wagub Marlin Agustina terhadap kebudayaan di Kepri bisa terlihat dari visi yang mereka usung yaitu 'Terwujudnya Kepri yang makmur, berdaya saing, dan berbudaya'.

Demikian pula dengan Misi keempat yang mereka ujung yaitu Mengembangkan dan melestarikan budaya Melayu dan budaya nasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca juga: Wakil Gubernur Kepri Ulang Tahun, Ansar Ahmad Beri Marlin Agustina Kejutan

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved