Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Kepri Terima Token of Appreciation Pecahan Uang Rupiah Tahun 2022

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menerima Token of Appreciation pecahan uang Rupiah tahun 2022 dari Bank Indonesia (BI).

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad menerima 'Token of Appreciation' semua pecahan uang baru Rupiah emisi 2022 langsung dari Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri, Musni Hardi K Atmaja sebagai perwakilan Pemerintah Daerah di Gedung Daerah Tanjungpinang, Kamis (18/8/2022). 

Kemudian secara berturut-turut Musni menyerahkan 'Token of Apreciation' kepada Kaskogabwilhan I Mayjen TNI Lismer Lumban Siantar sebagai perwakilan Forkopimda Kepri dan Kepala BPS Kepri Darwis Sitorus sebagai perwakilan Instansi Vertikal,

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyampaikan, peluncuran uang kertas remisi 2022 ini merupakan momen bersejarah sempena peringatan HUT RI ke 77.

Menurutnya, Bank Indonesia sebagai Bank Sentral memiliki fungsi menyediakan uang rupiah dalam jumlah yang cukup dan pecahan yang sesuai sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah di seluruh wilayah NKRI.

"Selain itu, BI bertugas mengatur perputaran uang di seluruh Indonesia. Ini bukan tugas yang mudah, karena urusan fluktuasi moneter harus terus dimonitor dan dievaluasi oleh BI" ujar Gubernur Ansar.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menambahkan, selain sebagai alat pembayaran yang sah, rupiah dapat memiliki spektrum yang lebih luas.

Baca juga: Sekdaprov Kepri Adi Prihantara Ingatkan Pegawai, PTT dan THL Untuk Selalu Jadi Pelayan Publik

Ia menyampaikan rupiah dapat dijadikan alat transformasi antar generasi yang memperkenalkan pahlawan-pahlawan nasional Indonesia dan budaya serta keberagaman dan kekayaan alam Indonesia.

"Apresiasi kepada BI karena tetap menampilkan pahlawan nasional dan kebudayaan Indonesia, juga performance Rupiah yang terus dievaluasi dan ditingkatkan seperti emisi 2022 ini. Harapannya dengan teknologi terkini kemungkinan penerbitan uang palsu dapat dihindarkan," ungkapnya.

Gubernur Ansar juga berharap peluncuran rupiah kertas emisi 2022 ini dapat menjadi spirit baru agar Rupiah menjadi kebanggaan sebagai dasar kedaulatan bagi masyarakat Indonesia.

Ia berharap dengan diluncurkannya rupiah kertas emisi baru ini dapat berkontribusi mempercepat usaha pemulihan ekonomi pasca pandemi covid-19.

"Selamat kepada Bank Indonesia, mudah-mudahan bisa menjadi Bank Sentra yang diunggulkan dan dapat mengatur sirkulasi ekonomi melalui moneter dengan sebaik-baiknya. Kita Apresiasi BI Perwakilan Kepri yang telah banyak memberikan kontribusi kepada UMKM Kepri sehingga memperkokoh hubungan sebagai mitra kerja pemerintah daerah," ujar Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Sebelumnya Kepala Perwakilan Kantor BI Kepri Musni Hardi K Atmaja mengatakan, untuk mendapatkan yang rupiah yang berkualitas dan terpercaya, BI terus melakukan evaluasi berkala terhadap uang rupiah yang beredar di masyarakat.

Maka dalam peluncuran Rupiah emisi 2022 ini sebagai dasar penguatan uang rupiah meliputi tiga aspek.

Selain aspek desain, terdapat kehandalan unsur pengaman, dan ketahanan bahan uang.

Baca juga: Pemprov Kepri Serahkan Bantuan Dua Unit Bus untuk SMKN 6 Batam

"Desain uang kertas emisi 2022 juga mempertahankan desain pahlawan nasional Indonesia di bagian depan serta tema keberagaman Indonesia di bagian belakang. Penetapan gambar pahlawan nasional sebagai gambar utama dilakukan dengan mempertimbangkan peran dan latar belakang perjuangan serta keterwakilan daerah asal pahlawan nasional tersebut," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved