Breaking News:

INFO CUACA

Info Cuaca Besok Pulau Bintan dari BMKG Termasuk Tanjungpinang dan Lagoi

BMKG mengumumkan prakiraan cuaca besok Pulau Bintan yang berlaku untuk Kota Tanjungpinang, Lagoi hingga Tanjunguban.

TribunBatam.id/istimewa
Potret dermaga yang dibangun di Kampung Tengah RT 01/RW 02, Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). BMKG memprakirakan cuaca besok Pulau Bintan untuk beberapa hari kedepan. 

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Ali Haji Fisabilillah Tanjungpinang memprakirakan cuaca besok Pulau Bintan untuk beberapa hari kedepan.

Prakiraan cuaca besok Pulau Bintan dari BMKG ini berlaku mulai 19 hingga 21 Agustus 2022.

Secara umum, BMKG memprakirakan cuaca besok Pulau Bintan tiga hari kedepan umumnya berawan dan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada pagi – siang hari yang bersifat lokal dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Itu berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) kurang memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya.

Sedangkan DMI dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveki di sekitar wilayah Pulau Bintan.

Sementara adapun kondisi MJO yang berada dalam netral tidak berpengaruh terhadap penambahan jumlah curah hujan di wilayah Pulau Bintan.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Batam, Kamis 18 Agustus 2022, Berpotensi Hujan dan Cerah Berawan

Analisis skala regional dengan nilai SST yang masih cukup hangat dan anomali positif berpengaruh terhadap peningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulus dan Cumulonimbus).

Kemudian, adanya pola belokan angin (shearline) yang diprakirakan masih sering berpotensi terjadi di sekitar Pulau Bintan dan sekitarnya dapat menyebabkan perlambatan massa udara yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Selanjutnya, analisis skala lokal terhadap kondisi kelembapan atmosfer pada lapisan bawah hingga menengah yang diprakirakan relatif basah menunjukkan banyaknya pasokan uap air yang juga mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Pada prakiraan indeks labilitas menunjukkan kondisi atmosfer dalam keadaan labil moderat hingga kuat dan memungkinkan adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang menghasilkan hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved