Breaking News:

PEMKO BATAM

Wakil Wali Kota Batam Dibuat Bangga, Guru SMKN 3 Produktif lewat Karya Buku

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad beri motivasi guru SMKN 3 Batam. Ia minta guru di sana jangan pernah berhenti berkarya menulis buku

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi
Foto Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, beberapa waktu lalu. Amsakar mengaku bangga para guru di SMKN 3 Batam sudah menghasilkan belasan karya buku. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad memotivasi para guru dan pelajar di SMK Negeri 3 Batam perihal pentingnya literasi.

Menurut Amsakar Achmad, seyogyanya budaya literasi harus terus menjadi perhatian.

Hal ini disampaikannya saat pembukaan acara launching Bedah Buku 'Petuah Bertabur di Bandar Madani' di SMKN 3 Batam, Sabtu (20/8/2022).

"Negeri ini juga bergantung pada budaya literasi. Ide dituangkan dalam buku (ditulis) akan abadi dan dikenang sepanjang masa," ujar Amsakar.

Iapun menyambut baik buku antologi pantun yang ditulis oleh 27 guru di SMKN 3 Batam.

Yang lebih membuat Amsakar bangga, setidaknya ada 16 buku yang ditulis guru-guru sekolah tersebut.

Baca juga: Wakil Wali Kota Batam Ajak Masyarakat segera Vaksin Booster, Ini Manfaatnya

"Saya ingin katakan, jangan berhenti berkarya. Sekecil apapun karya, itu merupakan penanda zaman," katanya.

Bahkan, Amsakar mendorong ke depan, setiap guru dapat menulis satu buku dengan tema yang beragam. Tidak lagi hanya buku yang berisi tulisan kolektif.

"Saya ucapkan selamat atas hadirnya karya bapak ibu ini (Buku Petuah Bertabur di Bandar Madani)," ujarnya.

Selain itu, Amsakar juga menyemangati para pelajar. Ia menyebutkan, hendaknya semangat belajar dan semangat berkompetisi (berlomba) dalam hal yang positif tetap ditingkatkan.

"Kalau ini tumbuh, secara otomatis kompetensinya (kemampuan) juga naik. Semangat terus meningkatkan kapasitas diri, jangan berhenti," ujarnya.

Amsakar juga berharap, pelajar SMKN 3 Batam khususnya dan Batam secara umum menjadi generasi unggul yang tak mudah 'patah arang', apapun keadaan atau tantangan yang dihadapi.

Remaja atau anak muda sekarang, menurut Amsakar, hadir dengan kekhasannya. Milenial maupun generasi Z merupakan anak muda kreatif. Maka dari itu ia berharap tenaga pendidik juga tak kalah kreatif dalam mengajar dan mendidik muridnya.

"Kalau hanya pakai cara konvensional tak masuk, kita harus lebih kreatif," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved