Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

216 Titik Lokasi Papan Reklame di Tanjungpinang Akan Diverifikasi Demi Maksimalkan PAD

Pemko Tanjungpinang akan melakukan verifikasi lokasi papan reklame di sejumlah lokasi untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) Tanjungpinang.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Tri Indaryani
Diskominfo Tanjungpinang
Petugas saat sedang memasang spanduk peringatan di salah satu titik lokasi papan reklame, Kota Tanjungpinang. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pemko Tanjungpinang terus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk dengan memungut retribusi pajak reklame yang tersebar di sejumlah lokasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, pihaknya sudah merumuskan indikator penempatan titik konstruksi papan reklame dalam rangka optimalisasi PAD sekaligus untuk penataan Kota Tanjungpinang.

Langkah tersebut adalah dengan merumuskan daftar check list titik konstruksi papan reklame yang ada di kota Tanjungpinang

"Kami akan membentuk empat tim. Mulai Jumat (26/8/2022) kita sudah turun ke lokasi untuk mem-verifikasi 216 titik lokasi konstruksi papan reklame yang ada, apakah memungkinkan di situ diberikan perizinan atau tidak," ucap Zulhidayat, Kamis (25/8/2022).

Setelah itu, barulah akan tindaklanjuti apakah di titik tersebut akan dilakukan perobohan atau justru titik itu adalah titik yang diperkenankan untuk perizinan.

"Kalau misalnya dirobohkan, kita akan mencari solusi titik baru untuk konstruksi papan reklame yang dirobohkan tersebut," ungkapnya.

Baca juga: Seorang Nelayan Kena Peluru Nyasar saat Polisi Gerebek Pengedar Narkoba

Pemko sendiri tentu akan mendukung setiap upaya investasi di Kota Tanjungpinang, termasuk masyarakat yang mau berusaha di bidang reklame.

Namun, ia mengimbau pelaku usaha reklame untuk mematuhi regulasi yang ada, terutama terkait  konstruksi, PBG, pembayaran pajak, serta perizinan lainnya.

"Identifikasi awal kita, reklame yang berkonstruksi itu ada 216 titik, sementara yang berizin, kita identifikasi baru sekitar 26 titik saja. Jadi, masih banyak yang perlu kita imbau untuk segera mengurus perizinannya," terangnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang, Ahmad Yani menyebutkan tim satgas reklame dari Satpol PP, Dinas PUPR, DPMPTSP, dan BPPRD sudah turun melakukan inventarisasi papan reklame yang ada di Kota Tanjungpinang.

"Pertama yang kita data yaitu papan reklame yang tidak memiliki izin. Dan kita sudah memberikan pengarahan dengan menempelkan stiker dan spanduk di papan reklame itu untuk segera mengurus izin sesuai aturan," kata Yani.

Adapun pantauan TRIBUNBATAM.id di lokasi, sudah ada papan reklame yang telah dipasangi dengan peringatan dilarang memasang konten iklan sebelum mengurus perizinan.

Kemudian juga terlihat papan reklame yang dipasangi juga disegel garis kuning karena tidak memiliki izin konstruksi. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved