Breaking News:

INFO CUACA

Cuaca Pulau Bintan 25 hingga 27 Agustus, Hujan Ringan Disertai Petir dan Angin

Selama tiga hari mendatang mulai 25 Agustus hingga 27 Agustus, wilayah Pulau Bintan berpotensi hujan ringan disertai petir dan angin kencang.

PEXELS.COM/Josh Sorenson
Selama tiga hari mendatang mulai 25 Agustus hingga 27 Agustus, wilayah Pulau Bintan berpotensi hujan ringan disertai petir dan angin kencang. ILUSTRASI 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Stasiun Meterologi Klimatologi dan Geofisika Raja Ali Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang merilis prakiraan cuaca di Pulau Bintan sejak 25 hingga 27 Agustus 2022 mendatang.

Prediksi cuaca untuk wilayah termasuk Tanjungpinang, Kijang, Lagoi dan sekitarnya itu, ternyata juga dapat disertai petir serta angin kencang.

Secara umum kondisi cuaca di Pulau Bintan tiga hari ke depan, umumnya berawan dan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada pagi, siang dan dini hari yang bersifat lokal dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Itu lantaran analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) kurang memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya.

Sementara DMI dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveki di sekitar wilayah Pulau Bintan. 

Adapun kondisi MJO yang netral tidak berpengaruh terhadap penambahan jumlah curah hujan di wilayah Pulau Bintan.

Baca juga: ULAR Piton Sepanjang Lima Meter Datangi Rumah Warga Bintan Timur

Analisis skala regional dengan nilai SST yang masih cukup hangat dan anomali positif berpengaruh terhadap peningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulus dan Cumulonimbus). 

Kemudian, adanya pola belokan angin (shearline) yang diprakirakan masih sering berpotensi terjadi di sekitar Pulau Bintan dan sekitarnya dapat menyebabkan perlambatan massa udara yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan. 

Selanjutnya, analisis skala lokal terhadap kondisi kelembapan atmosfer pada lapisan bawah hingga menengah yang diprakirakan relatif basah menunjukkan banyaknya pasokan uap air yang juga mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan. 

Pada prakiraan indeks labilitas menunjukkan kondisi atmosfer dalam keadaan labil moderat hingga kuat dan memungkinkan adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang menghasilkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang disertai petir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved