Breaking News:

BINTAN TERKINI

Kejari Bintan Telaah Laporan Dugaan Korupsi terhadap Mantan Kades Lancang Kuning

Kejari Bintan sudah melakukan telaah dan akan melakukan pulbaket terkait laporan dugaan korupsi mantan Kades Lancang Kuning

Penulis: Alfandi Simamora | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Alfandi Simamora
Kasipidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Penyidik Kejaksaan Negeri Bintan akan melakukan pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) perihal laporan masyarakat terkait dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang dilakukan mantan Kepala Desa Lancang Kuning Kholili Bunyani.

Pulbaket itu rencananya akan dilakukan seusai pelaksanaan pemilihan kepala desa atau pilkades serentak selesai.

Hal itu disampaikan Kasipidsus Kejari Bintan, Fajrian Yustiardi saat dikonfirmasi di kantornya, Jumat (26/8/2022).

"Tindaklanjut dari laporan warga, kita sudah melakukan telaah, namun kami tidak gegabah dalam melaksanakan perintah dari pimpinan. Jadi kita akan melakukan Pulbaket seusai Pilkades," terangnya.

Lanjutnya, terkait dugaan tipikor ini pihaknya sudah menerima dua laporan.

"Pertama kita menerima laporan dari LSM Laskar Merah Putih di tanggal 16 Agustus 2022, selanjutnya laporan yang kedua di tanggal 22 Agustus 2022 dari perwakilan masyarakat Desa Lancang Kuning," ungkapnya.

Baca juga: Mantan Kades Lancang Kuning Dilaporkan Warga ke Kejari Bintan Dugaan Selewengkan Dana

Fajrian menambahkan, pada dua laporan dugaan tipikor mantan Kades Lancang Kuning ini ada 4 poin.

"Salah satunya tentang pengadaan sapi," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga menggelar aksi protes di Kantor Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Senin (15/8/2022) lalu.

Kedatangan warga untuk mempertanyakan wujud pengadaan sapi, pengembangan madu kelulut, dan pengadaan kelapa, sebagai program desa sejak 2017 lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved