BERITA KRIMINAL
Banjir Bandang di Pakistan Tewaskan 1000 orang, Terjadi di 2 Provinsi
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) lewat KBRI Islamabad dan KJRI Karachi mengabarkan warga Indonesia (WNI) dalam keadaan selamat.
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Setidaknya 100 orang tewas dalam musibah banjir bandang di Pakistan.
Diketahui, Banjir Bandang di Pakistan tersebut terjadi di dua provinsi.
Dua provinsi di Pakistan dilanda banjir bandang yakni Provinsi Balochistan dan Khyber Pakhtunkhwa.
National Disaster Management Authority (NDMA) Pakistan mencatat sekitar 1.000 orang tewas.
Pemerintah Pakistan telah mengumumkan kondisi darurat di wilayah terdampak.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) lewat KBRI Islamabad dan KJRI Karachi mengabarkan warga Indonesia (WNI) dalam keadaan selamat.
Perwakilan RI telah berkoordinasi dengan otoritas setempat dan berkomunikasi dengan simpul komunitas Indonesia, hingga saat ini tidak terdapat WNI yang menjadi korban bencana banjir tersebut.
"Jumlah WNI di Pakistan tercatat berjumlah 1.267 dimana mayoritas bertempat tinggal di Islamabad, Lahore, Karachi, Rawalpindi, Sialkot, Gujrat dan Peshawar," ungkap Kemlu lewat pernyataan, Minggu (28/8/2022).
Prajurit tentara Pakistan menyelamatkan orang-orang dari banjir yang melanda distrik Rajanpur, di provinsi Punjab Pakistan, pada 2 Agustus 2022. (AFP)
KBRI dan KJRI juga telah menyampaikan imbauan untuk selalu tanggap dan waspada.
WNI juga diminta untuk memantau informasi yang disampaikan National Disaster Management Authority (NDMA) dan Pakistan Meteorological Department (PMD), serta menunda perjalanan ke lokasi rawan bencana dan segera menghubungi otoritas setempat dan Perwakilan RI terdekat jika terjadi situasi darurat.
KBRI telah menyiapkan nomor Hotline KBRI Islamabad: +92 345 8571989 dan Hotline KJRI Karachi: +92 300 0340346
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 1.000 Orang Tewas dalam Banjir Bandang di Pakistan, Kemlu Ungkap Kondisi WNI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/banjiior.jpg)