BINTAN TERKINI
Tawon Berbahaya Bikin Sarang di Lampu Taman, Warga Bintan Lapor Damkar
Tawon yang berbahaya yakni tawon vespa bersarang di lampu taman pagar rumah warga Perumahan Tokojo, Kijang Kota. Pemilik rumah minta bantuan Damkar.
Penulis: Alfandi Simamora |
BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Tim UPT Damkar Bintan Timur mengevakuasi sarang tawon vespa yang bersarang di lampu taman pagar rumah warga di RT 06/RW 13 Perumahan Tokojo, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Minggu (28/8/2022).
Koloni tawon vespa berbahaya itu pertama sekali diketahui bersarang di lampu taman pagar rumah oleh Minawi pemilik rumah.
Setelah melihat tawon vespa bersarang di sana, dirinya kawatir tawon vespa itu suatu saat akan menyerang dirinya dan warga sekitar.
Ia pun menyampaikan perihal itu kepada warga lain, dan meminta pertolongan kepada tim damkar.
Setelah mendapatkan informasi sekitar pukul 07:00 WIB, tim Damkar Bintan Timur langsung menuju lokasi.
Sesampainya di lokasi, tim Damkar langsung menggunakan baju pelindung Hazmat warna orange.
Saat melakukan evakuasi, tim terlebih dahulu menyemprotkan obat nyamuk.
Baca juga: Festival Embung Bukit Tumang di Lingga Diramaikan Lomba Menembak
Setelah itu tim Damkar langsung mengevakuasi sarang tawon vespa ke dalam karung plastik.
Kepala UPT Damkar Bintan Timur, Nurwendi menuturkan, bahwa sarang tawon yang di evakuasi tidak terlalu besar, dan berada di lampu taman pagar rumah Minawi pemilik rumah.
Sehingga untuk mengantisipasi agar tawon tidak menyerang warga, langsung dilakukan evakuasi.
"Jadi sebelum ada korban atas serangan tawon, kita lakukan evakuasi," tuturnya, Minggu (28/8/2022).
Nurwendi juga menerangkan, pihaknya berhasil mengevakuasi sarang tawon vespa dari rumah warga tanpa ada kesulitan.
"Setelah kita evakuasi sarang tawon vespa untuk sementara dibawa terlebih dahulu ke kantor," jelasnya.
Nurwendi juga menambahkan, bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan terkait tawon dan lebah serta buaya dan lainya, pihaknya siap membantu.
"Kepada masyarakat apabila melihat hewan yang membahayakan agar dapat menghubungi Damkar Bintim. Kita siap membantu," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Alfandi Simamora)