Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Zulhidayat Berharap Produk Home Industri Tanjungpinang Bisa Diekspor ke Malaysia

Pemko Tanjungpinang berharap produk industri rumah tangga di Tanjungpinang bisa diekspor ke Malaysia. Di antaranya bumbu pecal

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
Dok. Diskominfo Tanjungpinang
Pertemuan bisnis untuk tujuan ekspor antara pengusaha industri rumah tangga Tanjungpinang dan Malaysia, dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang Zulhidayat, Kadisperdagin Tanjungpinang Riany, dan Presiden Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM) Haji Abdul Halim Bin Husin, baru-baru ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Bumbu pecal menjadi satu di antara produk industri rumahan (home industry) di Tanjungpinang yang akan diekspor ke negara tetangga, Malaysia.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Tanjungpinang, Zulhidayat saat melakukan kerja sama pelaksanaan temu bisnis untuk tujuan ekspor antara pengusaha industri rumah tangga Tanjungpinang dan Malaysia.

Saat temu bisnis itu, ada 35 industri rumah tangga Tanjungpinang yang memaparkan kelebihan produk mereka kepada perwakilan Dewan Perniagaan Melayu Malaysia.

Menurutnya, kerja sama antara Tanjungpinang dan Malaysia sudah terjalin sejak dulu. Adanya hubungan erat ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di Tanjungpinang.

"Saya pikir ada peluang kerja sama yang sangat menguntungkan. Kita punya produk industri rumah tangga yang tentu harapan saya dapat diekspor ke Malaysia," ujar Zulhidayat, baru-baru ini.

Di antara produk industri rumah tangga yang dapat diekspor itu bumbu pecel. Produk ini memiliki peluang sebab di Malaysia banyak suku Jawa yang berasal dari Indonesia.

"Sehingga pecel merupakan suatu makanan yang dirindukan di Malaysia. Ini merupakan kesempatan kita. Saya harap setelah pertemuan ini mudah-mudahan ada beberapa produk lain yang berpotensi untuk dipasarkan di Malaysia," ucapnya.

Untuk mendukung agar produk industri rumah tangga dapat diekspor, pihaknya melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Tanjungpinang akan membantu agar dapat berjalan lancar.

"Tentu secara regulasi harus kita bantu bagaimana produk ini secara regulasi dan peraturan bisa masuk Malaysia tanpa bertentangan prosedur mulai dari Bea Cukai. Ini tugas pemerintah untuk memberikan bantuan," ungkapnya.

Sementara itu, Presiden Dewan Perniagaan Melayu Malaysia (DPMM) Haji Abdul Halim Bin Husin menyampaikan, sudah mencoba beberapa produk industri rumah tangga Tanjungpinang, satu di antaranya olahan kerupuk.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved