Breaking News:

Penataan Melayu Square di Tanjungpinang Ditargetkan Selesai Akhir Tahun Ini

Pemko Tanjungpinang menargetkan pengerjaan penataan kawasan Melayu Square selesai pada akhir tahun 2022 ini. Anggarannya penataan capai Rp 3 miliar

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Rahma Tika
Petugas sedang bekerja membangun kawasan Melayu Square di Tepi Laut, Kota Tanjungpinang, Senin (29/8/2022) 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Melayu Square yang merupakan lokasi berjualan para pedagang di Tepi Laut Tanjungpinang, saat ini sedang dalam proses penataan.

Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang saat ini terus menggesa penataan Melayu Square agar lebih nyaman dan tertata ke depannya.

Ditargetkan, pengerjaan penataan kawasan Melayu Square di Tanjungpinang selesai pada akhir tahun 2022 ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Zulhidayat mengatakan, penataan Melayu Square ini adalah bagian dari sinergi Pemko Tanjungpinang bersama Pemprov Kepri dalam menata kawasan Tepi Laut atau gurindam 12.

"Dalam prosesnya pengerjaan single year. Jadi tahun ini harus diselesaikan," ucap Zulhidayat, Senin (29/8/2022).

Proyek penataan Melayu Square ini sudah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Dana yang dikucurkan pada pembangunan Melayu Square mencapai Rp 3 miliar, dan akan ada sejumlah item yang nantinya akan mengisi kawasan Melayu Square.

Baca juga: Lansia Tanjungpinang Tinggal Sebatang Kara Kedatangan Tamu Khusus

Seperti tempat kuliner, musala, tempat parkir, toilet, dan pedestrian.

"Perkiraan saya anggarannya kalau tak salah mencapai Rp 3 miliar. Ada beberapa fasilitas standar yang harus disiapkan pengelola dalam membuat tempat istirahat atau tempat makan," sebutnya.

Dikarenakan pembangunan Melayu Square masih dikerjakan, para pedagang yang sebelumnya menempati lokasi ini pindah sementara waktu ke Anjung Cahaya yang berada di seberang Melayu Square.

“Jadi para pedagang direlokasi sementara, setelah pembangunan ini tahun depan kan juga akan ada penataan di Anjung Cahaya,” jelasnya.

Ia mengatakan, sarana dan prasarana penunjang memang harus disiapkan terlebih dahulu agar pelaku usaha yang berjualan dan masyarakat yang datang ke lokasi tersebut juga merasa nyaman.

"Sebelumnya kita bekerjasama dengan Bank Indonesia untuk menyediakan tempat jualan agar menjadi menarik. Sekarang kita perbaiki dulu kawasan ini," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved