Breaking News:

NATUNA TERKINI

Balai POM di Batam Pastikan PIRT Tujuh Desa Kabupaten Natuna Aman Konsumsi

Balai POM di Batam memastikan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) tujuh desa Kabupaten Natuna aman buat dikonsumsi.

TribunBatam.id/Diskominfo Natuna
Badan Pengawas Obat dan Makanan Kepulauan Riau (BPOM Kepri) mengadakan kegiatan Pengawal Program Gerakan Keamanan Pangan Desa, di Hotel Natuna, Jalan Hr Soebrantas, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (30/8/2022). BPOM Kepri memastikan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) di tujuh desa di Natuna aman untuk dikonsumsi. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Batam memastikan Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) tujuh desa di Kabupaten Natuna aman untuk dikonsumsi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kepri, Bagus Heri Purnomo saat mengikuti kegiatan Pengawal Program Gerakan Keamanan Pangan Desa, di Hotel Natuna, Jalan Hr Soebrantas, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa (30/8/2022).

Bagus mengatakan dalam memberikan keamanan terhadap makanan yang dikomsumsi oleh masyarakat, Pemerintah mengawal terhadap produk yang dihasilkan oleh industri rumah tangga di desa/kelurahan di setiap Daerah, termasuk Kabupaten Natuna.

Pengawalan tersebut dijadikan program yang diberinama Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) dan Pasar Pengan Aman Berbasis Komunitas (P2ABK).

Bentuk pengawalan yang dilakukan dengan melakukan pengujian kesehatan kepada produk-produk yang dihasilkan mulai dari awal produksi hingga akhir.

Baca juga: Upaya Bupati Natuna Hadirkan Kargo Biaya Murah, Temui Perusahaan di Jakarta

Serta memberikan edukasi kepada pelaku usaha terkait bahan-bahan yang boleh digunakan untuk pembuatan makanan.

Untuk di Natuna pihaknya sudah melakukan intervensi kepada tujuh desa meliputi, Desa, Sepempang, Air Lengit, Sedarat Baru, Cemaga Tengah, Mekar Jaya, Limau Manis, dan Pulau Tiga.

"Sudah kami uji, tidak ada mengandung bahan berbahaya," kata Bagus.

Pengawalan tersebut sudah dilakukan pihaknya selama satu tahun, dimulai dari Juni 2021 lalu dibantu oleh kadernya yang sebelumnya sudah mengikuti bimbingan teknis (Bimtek).

Ia menjelaskan, sejumlah kader ditugaskan untuk memantau dan mengedukasi para pelaku usaha serta masyarakat di wilayah masing-masing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved