Breaking News:

DISKOMINFO KEPRI

Gubernur Ansar Serahkan Bansos dan Bantuan Sektor Pertanian ke Masyarakat Karimun

Bantuan sosial dan bantuan sektor pertanian yang diberikan Pemprov Kepri kepada masyarakat Karimun itu berasal dari APBD Kepri dan dana dekonsentrasi

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Dok. Biro Adpim Pemprov Kepri
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan kesejahteraan sosial, berupa paket sembako dan bantuan pengembangan ekonomi masyarakat dalam bentuk, bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Gedung Nasional, Karimun, Selasa (30/8/2022) 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melakukan berbagai upaya untuk menanggulangi kemiskinan, yakni melalui berbagai kebijakan dan program-program sesuai dengan yang diamanatkan undang-undang.

Penanganan fakir miskin dilaksanakan secara terarah, terpadu, dan berkelanjutan oleh Pemerintah Pusat, pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten/Kota.

Dalam rangka mewujudkan penguatan perlindungan sosial bagi keluarga miskin/rentan miskin, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad menyerahkan bantuan kesejahteraan sosial, berupa paket sembako dan bantuan pengembangan ekonomi masyarakat dalam bentuk bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Gedung Nasional, Karimun, Selasa (30/8/2022).

Gubernur Ansar mengatakan, pemberian perlindungan sosial menjadi upaya mencegah guncangan atau kerentanan sosial keluarga agar kelangsungan hidupnya dipenuhi sesuai dengan kebutuhan dasar minimal.

"Begitu juga bantuan UEP yang diberikan untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan penghasilan, dan menciptakan kemitraan kerja yang saling menguntungkan," ujar Gubernur Ansar.

Berdasarkan data BPS Kepri, persentase penduduk miskin di Kepri pada Maret 2022 sebesar 6,24 persen atau sekitar 151,68 ribu jiwa.

Baca juga: Tekan Inflasi, Sekdaprov Kepri Imbau Satgas Pangan Terus Pantau Harga Pasar

Angka tersebut masih di bawah persentase penduduk miskin nasional yang berada di angka 9,54 persen.

Adapun penerima manfaat yakni masyarakat yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di wilayah Kabupaten Karimun.

Bantuan sembako dan paket sembako yang diserahkan sebanyak 580 KK. Di Kecamatan Karimun sebanyak 162 KK, Kecamatan Meral sebanyak 180 KK, Kecamatan Meral Barat sebanyak 105 KK, dan Kecamatan Tebing sebanyak 133 KK.

Sementara untuk bantuan UEP, yaitu alat-alat untuk usaha berupa meja kompor, kompor gas, oven, blender, dan mixer dengan total penerima manfaat sebanyak 20 KK yang berada di Kecamatan Meral 10 orang dan Kecamatan Meral Barat sebanyak 10 orang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved