Breaking News:

NATUNA TERKINI

Pemkab Natuna Pastikan Solar Subsidi Aman, Asisten II Sebut Perlu Pengawasan

Pemerintah Kabupaten Natuna pastikan stok BBM subsidi jenis solar aman. Asisten II Pemkab Natuna, Basri menyebut perlu pengawasan dalam distribusi.

TribunBatam.id/Dokumentasi Pribadi Asisten II Pemkab Natuna/Basri
Asisten II Pemkab Natuna, Basri. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna memastikan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar aman hingga akhir tahun ini, meskipun secara nasional ada kemungkinan terjadi kelangkaan. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Natuna memastikan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar aman hingga akhir tahun ini.

Asisten II Pemkab Natuna, Basri menyampaikan ini, meskipun secara nasional ada kemungkinan terjadi kelangkaan BBM bersubsidi jenis solar.

Basri menjelaskan, kuota BBM bersubsidi jenis solar untuk Kabupaten Natuna pada tahun 2022 ini sebanyak 7751 kilo liter.

Besaran kuota ini turun dari jumlah kuota tahun sebelumnya yang berjumlah 8139 kilo liter.

"Kuota tahun ini memang berkurang dari sebelumnya. Penurunan ini terjadi karena pada tahun 2021 itu kita ada over kuota, yang mana total 8139 itu tidak habis terpakai oleh nelayan. Maka, kuota yang ada sekarang ini kami yakini aman sampai akhir tahun, sebab belum ada indikasi yang menunjukkan sebaliknya," kata Basri.

Baca juga: Balai POM di Batam Pastikan PIRT Tujuh Desa Kabupaten Natuna Aman Konsumsi

Meski begitu, ia mengaku belum meyakini 100 persen terkait keamanan stok BBM jenis solar bersubsidi dari total kuota itu hingga akhir tahun.

Pasalnya ada kemungkinan berbagai bentuk ancaman yang muncul mengganggu keamanan stok.

Menurutnya, di Natuna terdapat beberapa gangguan keamanan stok BBM jenis solar bersubsidi.

Di antara jenis gangguan tersebut berupa praktek distribusi dan penjualan yang tidak tepat alamat.

Sehingga, stok yang semestinya untuk masyarakat pengguna subsidi menjadi teralihkan kepada pihak-pihak yang seharusnya menggunakan BBM industri.

"Maka di awal-awal tahun kemarin banyak nelayan kita yang menjerit dan protes kepada DPRD dan pemerintah. Karena mereka tidak kebagian solar. Itu akibat dari permainan oknum," paparnya.

Baca juga: Wakil Bupati Natuna Road Show ke OPD, Beri Arahan terkait Penilaian Adipura

Oleh sebab itu, Basri menegaskan bahwa ancaman terhadap keamanan stok itu harus diatasi guna menjamin ketersediaan BBM di tengah masyarakat.

Untuk mengatasi ancaman di atas, saat ini Pemerintah Kabupaten Natuna tengah menjalankan sistem pengawasan yang lebih ketat dan dengan cakupan yang lebih luas, sehingga proses pengawasan tidak hanya dilakukan satu pihak.

"Makanya saya senang sekali, sistem pengawasan kita sekarang ini Kades-kades semua terlibat, nelayan dan masyarakat juga terlibat. Dan ini memang harus kita laksanakan agar stok yang ada tidak dimainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dan mudah-mudahan tidak ada gangguan lagi sampai akhir tahun nanti," harap Basri.(TribunBatam.id/Muhammad Ilham)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved