Breaking News:

Asisten II Pemkab Lingga Curigai Adanya Penyimpangan BBM Solar di Sub Penyalur

Asisten II Pemkab Lingga Yusrizal mencurigai adanya penyimpangan BBM solar di sub penyalur. Lantaran ia menemukan kejanggalan di sebuah surat rekom

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Dok. Pemkab Lingga
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lingga Yusrizal mendampingi Wakil Bupati Lingga Neko Wesha Pawelloy saat sidak ke SPBU Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepri, Senin (29/8/2022) lalu 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak atau BBM jenis solar di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bukan hal yang biasa lagi.

Hal yang sering terjadi ini membuat nelayan di Lingga sering kekosongan BBM solar saat hendak melaut.

Kelangkaaan solar ini pun sering dikeluhkan para nelayan. Namun permasalahannya belum terselesaikan.

Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Lingga Yusrizal juga telah melakukan pengecekan ke lapangan.

Hasil pengecekan itu, ia mencurigai surat rekomendasi sub penyalur BBM yang mengatasnamakan masyarakat Sungai Buluh.

“Jadi kita temukan surat rekom yang mengatasnamakan masyarakat Sungai Buluh yang dikeluarkan oleh UPT DKP Provinsi Kepri Cabang Kabupaten Lingga, dan ditandatangani Kepala Cabang DKP Kabupaten Lingga Naskarwandi. Surat itu diduga ada kejanggalan,” ungkap Yusrizal, Rabu (31/8/2022).

Ia menjelaskan, tidak ditemukan sub rekom yang mengatasnamakan masyarakat Sungai Buluh, dengan total sebanyak 24 ton minyak solar per bulan.

Baca juga: Wakil Bupati Lingga Sidak ke SPBU Dabo Singkep Sikapi Solar Sering Sulit Didapat

Bahkan Kepala Desa Sungai Buluh pun tidak mengetahui dan tidak pernah menandatangani surat rekomendasi itu.

Yusrizal menduga kejadian ini sudah berlangsung sejak 3 hingga 4 bulan terakhir.

“Ini yang menjadi pertanyaan saya, kemana minyak solar tersebut disalurkan. Kepada nelayan siapa yang diserahkan," katanya.

Maka untuk langkah awal, pihaknya akan melapor ke pihak kepolisian.

"Untuk langkah awal kita akan buat laporan ke polisi, karena ini betul-betul penyimpangan,” tegasnya.

(Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved