Breaking News:

BERITA MALAYSIA

PM Malaysia Umumkan Kenaikan Hak Keuangan PNS Negeri Jiran Berlaku 2023

Perdana Menteri (PM) Malaysia mengumumkan kenaikan hak keuangan bagi PNS negeri jiran yang diklaim berlaku pada tahun 2023 mendatang.

Arif KARTONO / AFP
Perdana Menteri Malaysia Ismail Sabri Yaakob meninggalkan markas partai United Malays National Organization (UMNO) untuk bertemu dengan Raja Sultan Abdullah Sultan Ahmad Shah di Kuala Lumpur. Ismail Sabri Yakoob yang diangkat sebagai perdana menteri baru Malaysia pada 20 Agustus 2021 itu mengumumkan kabar gembira bagi PNS negeri jiran itu yang berlaku mulai tahun 2023. 

MALAYSIA, TRIBUNBATAM.id - Kabar baik datang untuk pegawai negeri sipil (PNS) negeri jiran Malaysia.

Tepatnya setelah Perdana Menteri (PM) Malaysia, Datuk Seri Ismail Sabri Yaakob mengumumkan kenaikan gaji tahunan (KGT) dan bantuan khusus keuangan untuk PNS negeri jiran itu pada tahun 2023.

Tak hanya mengumumkan kenaikan hak keuangan untuk PNS negeri jiran, Perdana Menteri Malaysia itu juga juga mengumumkan peningkatan maksimal hari pemberian uang tunai pengganti cuti (GCR) menjadi 180 hari, dari saat ini 160 hari.

Saat menghadiri Temu Pesan Perdana Pegawai Negeri Sipil (MPPA) ke-18, pemerintah menurut Perdana Menteri Malaysia itu memahami bahwa karena tugas yang semakin berat, banyak PNS yang tidak dapat mengambil cuti tahunan.

Dengan kenaikan GCR, mereka bisa menabung cuti tahunannya untuk penghargaan tunai untuk masa pensiun nanti.

Baca juga: Menkeu Sebut Pensiunan PNS Bebani Negara, Pensiunan DPR Malah Jadi Sorotan

MAPPA merupakan acara tahunan di mana PM Malaysia menyampaikan pesannya kepada PNS dari berbagai layanan publik dan sipil di tingkat federal dan negara bagian.

Serta pemerintah daerah dan perusahaan terkait pemerintah.

Dikutip dari Bernama, Perdana Menteri Malaysia itu mengklaim jika kenaikan gaji tahunan tambahan RM 100 adalah untuk pegawai negeri sipil dari Kelas 11 hingga 56.

Serta akan dibayarkan mulai Januari 2023 yang menyasar total 1,28 juta penerima.

Ini termasuk tambahan 100 ringgit Malaysia (sekitar Rp 330.000) dalam kenaikan gaji tahunan (KGT) dan bantuan keuangan khusus (BKK) senilai 700 ringgit Malaysia (sekitar Rp 2,3 juta) untuk tahun 2023.

“Jadi, jika kenaikan gaji tahunan untuk mereka di Kelas 11 saat ini RM 80, pada 2023 dia akan menerima kenaikan dasar RM 80 dan tambahan RM 100, sehingga totalnya menjadi RM 180,” katanya pada Temu Pesan Perdana Pegawai Negeri Sipil ke-18 (MAPPA) yang dihadiri secara fisik oleh 4.000 PNS Malaysia, dan ribuan lainnya secara online pada Selasa.

Baca juga: VIRAL Tank Militer Malaysia Mogok Hingga Dua Kali, Negeri Jiran Bereaksi

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Ismail Sabri juga mengumumkan bantuan keuangan khusus 700 ringgit Malaysia untuk pegawai negeri sipil di Kelas 56 dan di bawahnya.

Serta 350 ringgit Malaysia untuk pensiunan pemerintah dan veteran non-pensiun, yang juga akan dibayarkan pada Januari 2023.

“Keluhan PNS selalu didengar oleh Pemerintah,” katanya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Utama Pemerintah Malaysia Tan Sri Mohd Zuki Ali, Dirjen Pelayanan Publik Malaysia Datuk Seri Mohd Shafiq Abdullah, dan para menteri Kabinet, termasuk Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Tan Sri Annuar Musa.

Presiden Kongres Serikat Pekerja di Layanan Umum dan Sipil (Cuepacs) Datuk Adnan Mat juga hadir dalam pertemuan itu.(TribunBatam.id) (Kompas.com/Irawan Sapto Adhi)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved