Breaking News:

DISKOMINFOTIK ANAMBAS

100 Pelaku Usaha di Anambas Ikut Bimtek LKPM Berbasis OSS RBA yang Digelar DPMPTSP

DPMPTSP Anambas menggelar bimtek bagi pelaku usaha ini untuk memberi pemahaman dan kemudahan terkait sistem pelaporan LKPM berbasis online

tribunbatam.id/Noven Simanjuntak
Sejumlah pelaku usaha di Anambas mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) berbasis aplikasi OSS RBA, di Aula Hotel Tarempa Beach, Kamis (1/9/2022). 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah pelaku usaha di Anambas mengikuti bimbingan teknis (bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) berbasis aplikasi OSS RBA atau Online Single Submission Risk-Based Approach, di Aula Hotel Tarempa Beach, Kamis (1/9/2022).

Dihadiri oleh 100 pelaku usaha, bimtek LKPM tersebut diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (DPMPTSP - Transnaker) Anambas.

Diketahui pula, acara bimtek gelombang I ini dipandu langsung oleh narasumber dari Direktorat Wilayah I Kementerian Investasi atau BKPM RI.

Kepala DPMPTSP Anambas, Yunizar mengatakan tujuan kegiatan itu untuk memberikan pemahaman dan kemudahan kepada para pelaku usaha, terkait dengan sistem pelaporan LKPM berbasis online.

"Jadi sesuai undang-undang dan peraturan BKPM RI, setiap pelaku usaha wajib melaporkan LKPM, kecuali yayasan, asuransi dan sektor hulu migas," ucapnya di akhir kegiatan.

Ia menjelaskan, LKPM merupakan aspek penting yang harus dilakukan oleh para pelaku usaha yang ada di masing-masing daerah.

Sebab menurutnya, dampak realisasi investasi bagi para pelaku usaha nantinya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan jumlah tenaga kerja.

Baca juga: Disdikpora Anambas Rapat Bersama Kepala Sekolah Bahas ANBK 2022 Jenjang SMP

"Dengan investasi meningkat, usaha meningkat, tentu akan ada penyerapan tenaga kerja dan mengurangi tindak kejahatan pastinya," terang Yunizar.

Dalam prinsip LKPM, lanjutnya, bagi pelaku usaha kecil dengan penanaman modal Rp 1 - 5 miliar wajib melaporkan LKPM setiap enam bulan (semester) dan bagi pelaku menengah dan besar wajib melaporkan setiap tiga bulan (triwulan).

"Ada juga usaha mikro yang modalnya di bawah Rp 1 miliar, kalau dalam aturan itu tidak wajib. Tapi kalau ingin mendaftar juga boleh-boleh saja dan dalam aplikasi OSS itu akan diakomodir," sebutnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved