Breaking News:

Pembangunan Toilet di SMAN 4 Tanjungpinang Senilai Rp 649 Juta Kini Jadi Sorotan

Unit Tipikor Satreskrim Polresta Tanjungpinang tengah menyelidiki dugaan korupsi pembangunan toilet SMAN 4 Tanjungpinang dengan anggaran Rp 649 juta

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
Shutterstock via Kompas.com
Ilustrasi toilet. Unit Tipikor Satreskrim Polresta Tanjungpinang tengah menyelidiki dugaan korupsi terkait pembangunan toilet di SMAN 4 Tanjungpinang 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Unit Tipikor Satreskrim Polresta Tanjungpinang akan memanggil sejumlah pihak dalam pembangunan enam unit gedung toilet SMA Negeri 4 Tanjungpinang.

Diketahui pembangunan toilet di SMAN 4 Tanjungpinang itu memakan anggaran senilai Rp 649 juta.

Di lapangan, ada yang menyebut proyek pembangunan toilet di SMAN 4 Tanjungpinang itu bermasalah.

Kepala Unit Tipikor Satreskrim Tanjungpinang, Ipda Jeriko Aritonang mengatakan, pihaknya telah mengecek bantuan bangunan toilet dari Dinas Pendidikan (Disdik) untuk SMAN 4 Tanjungpinang tersebut.

Pembangunan toilet ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2021.

Baca juga: HMI Tanjungpinang Bintan Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tuntut Berantas Mafia Migas

"Kita sudah cek kondisi fisik bangunan toiletnya, memang ada enam unit. Saat kita cek sudah bisa digunakan, dan airnya juga lancar," ujar Jeriko, Kamis (1/9/2022).

Saat ini, pihaknya belum bisa menyimpulkan, soal apakah pembangunan toilet tersebut telah sesuai atau tidak dengan nilai yang dianggarkan.

Untuk mengetahui hal itu, Unit Tipikor akan memanggil sejumlah pihak yang mengetahui pembangunan toilet itu, dalam rangka meminta klarifikasi.

"Kami belum bisa menyimpulkan apakah ini sesuai atau tidak. Kalau tidak, tentu kami akan meminta klarifikasi dari pihak yang mengetahui, untuk dilakukan penyelidikan," ungkapnya.

Dijelaskannya, pihak penerima dalam hal ini SMAN 4 Tanjungpinang. Rencananya kontraktor hingga Disdik Kepri akan dimintai klarifikasi pada pekan depan.

Jeriko menambahkan, ke enam bangunan toilet tersebut telah diserahterimakan oleh Disdik Kepri kepada pihak sekolah, pada Desember 2021 lalu.

"Dan ada dilampirkan fakta integritas. Pihak sekolah wajib menggunakan, menjaga dan memelihara dengan baik, barang atau gedung yang diserahkan," sebutnya.

Baca juga: Kepala Disdik Kepri Sebut Hampir Seluruh Sekolah sudah Terapkan Kurikulum Merdeka

Untuk diketahui, pembangunan toilet beserta sanitasinya ini dibangun oleh CV Beton Pelaksana, dengan nilai kontrak senilai Rp 649.138.327.64, yang bersumber dari DAK Fisik Tahun 2021.

Proyek itu dikerjakan selama 120 hari kalender dan diawasi oleh PT Dimensi Utama Konsultan. (Tribunbatam.id/endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved