WISATA ANAMBAS
Asal Usul Nama Bukit Tengkorak yang Kini Jadi Destinasi Wisata di Anambas
Penamaan Bukit Tengkorak yang kini jadi destinasi wisata Anambas sudah berlangsung puluhan tahun.Lantaran di lokasi juga ada lokasi pemakaman Tionghoa
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Bukit Tengkorak (Buteng) yang terletak di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, kin menjadi satu di antara destinasi wisata di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Obyek wisata di Anambas ini kerap didatangi pengunjung setiap sore hari.
Bukit Tengkorak sebenarnya merupakan nama jalan yang wilayahnya berbatasan dengan Desa Tarempa Barat Daya dan Desa Tarempa Selatan.
Bukit Tengkorak atau Buteng juga merupakan satu di antara puncak tertinggi yang ada di Pulau Siantan.
Penamaan Bukit Tengkorak tidaklah muncul begitu saja.
Oleh warga setempat, penamaan jalan itu dilatarbelakangi karena adanya tempat pemakaman etnis Tionghoa di sana.
Hal itu pun dibenarkan Kohi, pemilik warung kopi Doi yang tak jauh dari kawasan pemakaman etnis Tionghoa.
"Sebenarnya Buteng itu nama jalan yang dibuat saat setelah pengaspalan dulu. Lalu warga dan anak-anak muda tempatan memanjanginya dengan istilah Bukit Tengkorak karena di sini juga ada pemakaman Tionghoa," ucapnya kepada Tribunbatam.id, Senin (5/9/2022).
Baca juga: Wisata di Anambas, Melihat Keindahan Alam Pulau Siantan dari Bukit Tengkorak Tarempa
Ia menyebut penamaan Bukit Tengkorak itu juga sudah berlangsung puluhan tahun sejak jalan tersebut diaspal.
"Kalau tidak salah penamaan itu sejak tahun 2000, sesudah saya tinggal di sini pertama kali," sebutnya.
Diungkapkannya lagi, keberadaan makam etnis Tionghoa di Bukit Tengkorak tersebut sudah ada sejak lama sebelum berdirinya Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Dari cerita-cerita orang tua di sini, makam itu sudah ada sejak zaman penjajahanlah," jelasnya.
Bagi anda traveler yang penasaran ingin mengunjungi Bukit Tengkorak, anda dapat menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat untuk tiba ke lokasi yang berjarak kurang lebih 5 kilometer dari pusat kota Tarempa.
Dari Pelabuhan Sri Siantan, Tarempa, anda dapat menggunakan jasa ojek pangkalan dengan waktu tempuh ke lokasi sekira 15 menit.
Sebelum tiba ke lokasi, sebaiknya anda juga telah menyiapkan peralatan dan perlengkapan kamera untuk mengabadikan panorama alam Pulau Siantan.
(Tribunbatam.id/Noven Simanjuntak)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google