Breaking News:

FEATURE

Mengenal Gereja Tertua di Kepri, Jadi Bangunan Peninggalan Belanda di Tanjungpinang

GPIB Bethel Tanjungpinang yang juga dikenal dengan sebutan Gereja Ayam termasuk gereja tertua di Kepri dan termasuk bangunan peninggalan Belanda

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Endra Kaputra
Tampak depan bangunan Gereja GPIB Bethel Tanjungpinang yang akrab disebut Gereja Ayam, Senin (5/9/2022). Gereja ini termasuk gereja tertua di Kepri yang dibangun tahun 1883 dan termasuk bangunan peninggalan Belanda di Tanjungpinang 

Sejarawan Kepri, Abdul Malik menyampaikan, ketika diresmikan, gereja ini disebut De Nederlandse Hervormde Kerkte Tandjoengpinang, dan sudah berstatus sebagai bangunan cagar budaya yang memiliki nomor Inventaris Cagar Budaya: 15/BCB-TB/C/01/2007.

Baca juga: Gedung Daerah Kepri Punya Sejarah, Jadi Bangunan Peninggalan Belanda yang Masih Eksis

Dalam perkembangannya, gereja ini menjadi Gereja Protestan Indonesia bagian Barat (GPIB) setelah ditetapkan dan diakui berdasarkan Staatsblad Indonesia tahun 1948 No. 305 dan Surat Keputusan Wakil Tinggi Kerajaan di Indonesia tertanggal 1 Desember 1948 No. 2.

Pendeta Eberhardt Herman Rottger adalah tokoh penting yang terlibat dalam pembangunan gereja ini. Ia bertugas sebagai misionaris di Riouw (Riau), Tanjungpinang dari tahun 1833 hingga 1842.

"Pembangunan gereja ini dibantu dalam bentuk material oleh Yang Dipertuan Muda Riau VII, Raja Abdurrahman. Bantuan serupa diberikan juga oleh Kapitan Cina pada masa tersebut,"

"Hal ini mengisyaratkan tentang kerukunan beragama yang terjadi di Tanjungpinang kala itu," sebutnya yang juga Ketua Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi Kepri.

Saat kali pertama dibangun, gereja ini hanya digunakan untuk peribadatan bagi orang-orang Belanda dan kerabatnya, serta serdadu militer Hindia-Belanda yang memeluk agama Kristen Protestan di Tanjungpinang.

Di samping bangunan gereja, saat ini masih digunakan untuk pendidikan anak Sekolah Dasar (SD).

Untuk jadwal ibadah umat dilaksanakan Minggu pada sore hari saja. (Tribunbatam.id/Endrakaputra)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved