Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Dinsos Tanjungpinang Rapat dengan LKSA Bahas Akta Kelahiran dan Perlindungan Anak

Dinas Sosial Tanjungpinang menekankan pentingnya akta kelahiran anak saat pertemuan dengan LKSA

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
Diskominfo Tanjungpinang
Pertemuan Dinsos Tanjungpinang dengan LKSA bahas akte kelahiran anak dan hal penting lainnya, baru-baru ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tanjungpinang berkoordinasi dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) terkait akta kelahiran anak.

Kepala Dinas Sosial Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah mengatakan, dokumen tersebut sangat penting digunakan anak saat masuk sekolah atau untuk keperluan lainnya.

"Karena itu, perlu kerjasama dalam mendata jumlah anak asuh dan anak yang belum memiliki dokumen kependudukan agar nanti dapat difasilitasi oleh Dinsos untuk dirujuk ke Disdukcapil," ucap Fatah, Rabu (7/9/2022).

Ia melanjutkan, saat ini LKSA perlu mendapat pembinaan agar keberadaannya memenuhi ketentuan yang diharapkan, khususnya terkait ketersediaan sarana pendukung, sumber daya manusia atau pengasuh dan juga jumlah anak asuh yang ada.

Dalam pembinaan tersebut, juga perlu diberikan pemahaman agar pengasuh dan anak asuh memiliki pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan tidak ada anak asuh yang menikah di usia muda.

Sehingga dapat menghindari risiko komplikasi yang tidak diinginkan.

Baca juga: Tarif Angkot di Tanjungpinang Naik Rp 2 Ribu Dampak Kenaikan Harga BBM

"Dalam waktu dekat, juga akan dilakukan asistensi dan assessment terhadap LKSA yang ada agar memenuhi ketentuan dan mendapatkan akreditasi. Karena syarat kepatutan dan pengakuan terhadap LKSA adalah adanya akreditasi," jelasnya.

Fatah menyebutkan, saat ini jumlah LKSA yang ada sebanyak 14 dan yang terdaftar pada Badan Kesbangpol dan Dinas Sosial hanya 13, karena baru memenuhi syarat dan ketentuan dari Kementerian Sosial.

Dinsos Tanjungpinang terus melakukan pembinaan dan pengawasan secara periodik agar LKSA tetap menjalankan operasionalnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam pembinaan tersebut juga disampaikan peran LK3 Bina Sejahtera milik Dinsos tentang pertumbuhan dan perkembangan anak asuh, agar dapat bertumbuh secara sehat, baik fisik, mental dan psiko-sosial. Karena anak asuh membutuhkan perhatian yang besar dalam proses pertumbuhan dan perkembangannya, utamanya perkembangan psiko-sosial

"Berbagai permasalahan psiko sosial terus meningkat di masa pandemi covid-19. Sehingga harus dapat ditangani dengan tepat, salah satunya melalui LK3 ini," tambahnya.

LK3 ini lanjutnya, menjadi wahana penanganan masalah sosial melalui pendekatan keluarga. Dengan begitu, setiap permasalahan sosial yang mungkin timbul kepada anak-anak dapat diantisipasi secara dini di LKSA.

Baca juga: Harga BBM Subsidi Naik, Petugas SPBU Tanjungpinang Catat Nomor Kendaraan

Di LK3, anak-anak akan diberikan layanan seperti pendidikan anak, penyediaan informasi, konsultasi, konseling, advokasi profesional yang lebih intensif dan komprehensif agar mereka dapat mengatasi permasalahan sosial dalam lingkungan masyarakat.

"Kegiatan ini harus mendapat dukungan dan perhatian penuh, karena keluarga merupakan unsur terkecil dalam masyarakat," harapnya.
(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved