Breaking News:

Kanwil DJPb Kepri Gelar Diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan II 2022

Dalam Diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan II Provinsi Kepulauan Riau, Kanwil DJPb Kepri mengundang sejumlah instansi dalam kegiatan ini.

TribunBatam.id/Dok Kanwil DJPb Kepri
Diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan II 2022 oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau (Kanwil DJPb Kepri), Kamis (1/9/2022). 

Diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan II 2022 Provinsi Kepri: Sinergi Fiskal dan Moneter dalam menjaga stabilitas serta memperkuat pemulihan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau (Kanwil DJPb Kepri) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Kajian Fiskal Regional Triwulan II 2022, Kamis (1/9/2022).

Diseminasi dengan tema Sinergi Fiskal dan Moneter dalam menjaga stabilitas serta memperkuat pemulihan ekonomi provinsi Kepulauan Riau itu, diadakan secara hybrid (daring dan luring), dihadiri lebih dari 177 peserta dari berbagai instansi.

Kegiatan tersebut menghadirkan beberapa narasumber, yaitu:  Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kepri Indra Soeparjanto, Kepala BPS Provinsi Kepri Darwis Sitorus.

Kemudian Analis Tim Perumusan KEKDA Bank Indonesia Kepri Rizon Agustan Sinaga, dan Ekonom dari Universitas Internasional Batam (UIB) Dr. Suyono Saputra.

Baca juga: PENGUSAHA Shipyard di Batam Menjerit, Minta Kebijakan Fiskal Bayar PPh ke Pemerintah

Selanjutnya Bappeda Provinsi Kepri, BPKAD lingkup Provinsi dan Kota/Kabupaten.

Kemudian Kementerian Keuangan Satu (Kanwil DJPb Kepri, Kanwil DJP Kepri, Kanwil Khusus Bea dan Cukai Kepri, KPU BC Batam, KPKNL Batam).

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, serta Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) dan Universitas Internasional Batam (UIB).

Pada pembukaan acara, Kepala Kanwil DJPb, Indra Soeparjanto menyampaikan bahwa Kajian Fiskal Regional (KFR) yang disusun oleh Kanwil DJPb Kepri dimaksudkan untuk menginformasikan hasil analisis fiskal dan makro ekonomi yang dapat digunakan dalam mencapai tujuan kebijakan fiskal.

Diharapkan Informasi yang tertuang didalam KFR dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan seperti penyusun kebijakan, pelaksana kebijakan, maupun investor.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved