Breaking News:

DISKOMINFO LINGGA

Bupati Lingga Minta Kades Ikut Andil saat BPS Lakukan Pendataan ke Lapangan

Bupati Lingga Muhammad Nizar meminta andil kades ini turun ke lapangan saat BPS lakukan pendataan agar data yang terkumpul benar-benar valid

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Dok. Diskominfo Lingga/Danu
Bupati Lingga, Muhammad Nizar saat menghadiri Kegiatan Evaluasi Pendataan Sensus Penduduk 2022 Lanjutan, dan Sosialisasi Pendataan Awal Regsosek (Registrasi Sosial Ekonomi) Tahun 2022, serta Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik), yang dilaksanakan BPS Lingga di Aula Kantor Bupati Lingga, Daik, Kamis (8/9/2022) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten Lingga mendukung penuh penyelenggaraan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), mulai Oktober 2022 ini.

Pendataan dilakukan pada semua penduduk di Kelurahan dan Desa di Kabupaten Lingga, Kamis (8/9/2022).

Pendataan yang dilakukan, dinilai sejalan dengan tujuan pemerintah daerah dalam upaya menemukan data yang valid, serta dipertanggungjawabkan dalam segmen mengentaskan kemiskinan ektrem, maupun kemiskinan secara umumnya di Kabupaten Lingga.

Hal tersebut turut sejalan pula dengan arahan Presiden, Joko Widodo bahwasanya kemiskinan ekstrem bisa mencapai 0 persen di tahun 2024 dari angka 4 persen ditahun 2021 ini.

Sesuai data dari TNP2K, pada tahun ini sudah masuk implementasi tahap ke 2. Masih ada 212 Kabupaten/Kota di Indonesia menjadi prioritas perluasan dalam pengentasan kemiskinan ektrem, termasuk salah satunya Kabupaten Lingga di Provinsi Kepulauan Riau.

Baca juga: Siswi Madrasah Aliyah di Lingga Wakili Kepri di Olimpiade Bahasa Arab Tingkat Nasional

Bupati Lingga, Muhammad Nizar menegaskan agar data yang terkumpul kelak benar-benar valid, sesuai dengan kenyataan di lapangan.

Oleh karena itu, Nizar menegaskan dan mewajibkan setiap kepala desa/lurah hadir bersama dengan tim pendataan BPS saat melakukan pendataan lapangan.

"Saya agak gelisah dengan data kemiskinan yang tak kunjung selesai, yang masih simpang-siur. Makanya saya ingin kepala desa hadir di sini. Untuk mengetahui dan saya tekankan berkolaborasi bersama dalam upaya mengentaskan kemiskinan ini," katanya.

Kabupaten Lingga, selalu mencapai ambang batas pada kemiskinan secara umum. Kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lingga dalam rentang tahun 2020, 2021, 2022 menunjukkan ada penurunan.

Namun untuk kemiskinan secara umum justru tidak berpengaruh, merubah persentasenya. Artinya kemiskinan di Kabupaten Lingga masih mendominasi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved