Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Kota Lama Tanjungpinang Disulap Jadi Tempat Pelaksanaan Festival Mooncake

Gubernur Kepri Ansar Ahmad sebut, terlaksananya Festival Mooncake di Kota Lama Tanjungpinang ini tak lepas dari peran pokdarwis

Penulis: Rahma Tika | Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.id/RAHMA TIKA
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad hadir dalam peresmian atau launching mural 3D dan pembukaan Festival Mooncake di Jalan Merdeka, Kota Lama Tanjungpinang, baru-baru ini 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad resmi membuka Festival Mooncake serta melaunching mural 3D Tanjungpinang Kota Pusaka di Jalan Merdeka, Kota Lama Tanjungpinang, Sabtu (10/9/2022).

Festival Mooncake ini merupakan tradisi perayaan panen pasca musim gugur. Masyarakat Tionghoa mendedikasikan perayaan Mooncake sebagai bentuk terimakasih kepada dewa atas hasil bumi yang diterima.

Dalam Festival Mooncake di Tanjungpinang ini, beberapa perlombaan juga diadakan seperti melukis, fashion dan foto, podcast, dan dinner.

Suasana Kota Lama Tanjungpinang pun semakin cerah dibalut warna merah yang identik dengan perayaan Mooncake.

Lampion imlek atau lentera warna merah tampak dipasangi di sepanjang jalan di Kota Lama Tanjungpinang ini.

Ansar mengatakan, digelarnya Festival Mooncake ini tidak terlepas dari kolaborasi Pokdarwis Bertuah Tanjungpinang dengan OPD terkait yang memanfaatkan Lorong Bintan Tanjungpinang dan Simpang Jalan Merdeka yang termasuk kawasan untuk Festival Mooncake.

Baca juga: Jadi Lokasi Festival Mooncake, Lorong Bintan di Tanjungpinang Dulu Dikenal Tempat Mangkal PSK

“Meskipun sederhana tapi itu sudah merupakan inovasi bagus. Maka kita akan dukung dengan item - item yang lain. Kita dorong dengan adakan lampion-lampion penghubung dari ujung ke ujung,” ucap Ansar.

Adanya lampion ini akan mempercantik pemandangan di sepanjang Jalan Merdeka, Kota Lama Tanjungpinang saat malam hari ketika dilewati masyarakat.

Ansar berharap dengan dorongan sejumlah item yang akan ditonjolkan, dapat menarik minat para turis asing yang berkunjung ke Tanjungpinang.

“Seperti ada food street, malam harinya bisa digunakan untuk tempat nongkrong, kemudian ada yang jual aksesoris juga. Mudah - mudahan ini mendorong Tanjungpinang menjadi kota wisata,” tuturnya.

(TRIBUNBATAM.id/Rahma Tika)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved