Breaking News:

LINGGA TERKINI

FAKTA di Balik Penemuan Ratusan Ton Solar di SPBB Sungai Buluh Lingga

Tim Satgas Pengawasan dan Pengendalian BBM dan Pemkab Lingga menggelar sidak terkait penemuan ratusan ton solar yang diduga hasil penimbunan.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Tri Indaryani
TribunBatam.id/Dok Pemkab Lingga
Tim Pengawasan dan Pengendalian BBM melakukan sidak bersama Pemkab Lingga di SPBB Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat baru-baru ini. Dugaan penimbunan BBM jenis solar subsidi jadi atensi masyarakat di sana. Mereka menanti aparat penegak hukum untuk membongkar hal itu. 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Tim Satgas Pengawasan dan Pengendalian Bahan Bakar Minyak atau BBM bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga menggelar inspeksi mendadak di SPBB Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat.

Sidak itu menyusul penemuan BBM jenis solar ratusan ton yang diduga barang hasil penimbunan.

Terkait hal itu, Kepolisian Sektor (Polsek) Singkep Barat sedang mengusut masalah tersebut.

AKP Bakri mengungkapkan, mereka telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak SPBB Sungai Buluh atau pemilik tongkang PT Sinar Singkep Sejahtera Edi Gibson.

"Jadi dia mendapatkan tender dari PLN Tanjungpinang berjumlah 428 ton jenis solar untuk pihak PLN, kemudian 183 ton untuk nelayan. Jadi setelah itu datang dari pihak Pertamina melakukan pengecekan tentang BBM tersebut dan memang benar, ternyata BBM tersebut adalah milik PLN sebanyak 428 ton, kemudian 183 ton untuk nelayan Lingga," jelas Bakri kepada TRIBUNBATAM.id, Minggu (11/9/2022).

Baca juga: Polsek Nongsa Batam Kerahkan Personel Jaga Gereja saat Umat Nasrani Beribadah

Bakri pun menyampaikan, bahwa pihaknya saat ini sedang mengusut dan memanggil pihak PLN untuk memberikan keterangan.

"Sampai saat sekarang ini, belum kita temukan pelanggaran," ujarnya.

Bakri pun menjelaskan, bahwa 183 ton BBM jenis solar subsidi sampai saat ini belum dibagikan kepada nelayan, karena masih menunggu rekomendasi dari pemerintah setempat.

"Karena sampai ini recom dari pemerintah setempat belum keluar, oleh sebab itu sebanyak 183 ton masih ada di SPBB Sungai Buluh," jelasnya

Kepala PLN UPL Dabo Singkep, Boy Ilham Wahyudi mengatakan bahwa rata-rata pemakaian BBM oleh PLN rata-rata sekitar 1.200 ton per bulan.

"Mungkin tahap pertama dia jemput dulu sebanyak muatan tongkangnya," ujarnya.

"Intinya poin saya di sidak kemarin itu kalau Edi (pihak SPBB) mengakui itu minyak PLN, tapi tinggal dibuktikan dengan dokumen-dokumennya. Bisa surat dari Syabandar, terus DO keluar dari Pertaminanya berapa, permintaan PLN nya berapa, kontrak perjanjian nya seperti apa, nanti itu kan yang memeriksa pihak kepolisian," sambungnya.

Dia pun menambahkan, jika memang 428 ton tersebut milik PLN, pihaknya pun tidak mempermasalahkan sesuai bukti dokumen.

Dengan temuan 400 ton lebih solar tersebut, masih sepertiga pemakaian dari pihak PLN dalam sebulan.

"Jadi pendistribusian ke PLN masih tahap pertama, sekitar 400 ton-an lah. Nanti pertengahan bulan tahap kedua, nanti mendekati tanggal 24 itu tahap ketiga," sebutnya. ( TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved