Breaking News:

BATAM TERKINI

Imigrasi Batam Deportasi 77 WNA, Paling Banyak Myanmar, Cina dan Singapura

Berikut rincian Warga Negara Aasing (WNA) yang mendapat deportasi oleh Imigrasi Batam hingga September 2022.

TribunBatam.id/Dok Imigrasi Batam
Imigrasi Batam saat mendeportasi Warga Negara Asing dari Pelabuhan Batam Centre. Sedikitnya 77 orang asing dideportasi hingga selama delapan bulan di tahun 2022. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam mendeportasi 77 orang asing melalui pelabuhan International Batam Centre ke negara asalnya.

Deportasi oleh imigrasi Batam ini dilakukan selama delapan bulan pada tahun 2022.

Deportasi tersebut dilaksanakan karena orang asing tersebut melanggar aturan imigrasi yang berlaku di Batam, Indonesia sesuai dengan pasal 75 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 Tentang Keimigrasian.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Subki Miuldi, melalui humas Imigrasi Tessa, mengatakan pendeportasian orang asing tersebut dilakukan secara bertahap sejak Januari 2022 lalu sampai sekarang.

Tessa, mengatakan pelanggaran keimigrasian yang dilakukan orang asing tersebut seperti dijelaskan pada ayat 2 pasal 75 Undang-undang nomor 6 tahun 2011.

Baca juga: Presiden Jokowi Soroti Layanan Imigrasi, Banyak Keluhan Soal KITAS dan VoA

"Untuk pelanggaran yang mereka lakukan sesuai dengan point-point yang ada pada ayat 2," kata Tessa.

Dia tidak menjelaskan secara rinci, poin apa saja yang dilanggar oleh orang asing yang diderpotasi oleh imigrasi tersebut.

Dia juga mengatakan pihak imigrasi terus berupaya untuk melakukan penindakan orang asing yang ada di Kota Batam, yang tidak memiliki legalitas, apalagi masuk dan tinggal di Batam tanpa dilengkapi legalitas.

Selain itu pengawasan juga terus diperketat oleh imigrasi, baik terhadap orang asing dan juga pengiriman PMI dari Batam ke luar negeri.

Berikut daftar 77 orang asing yang dideportasi dari Batam ke negara asal:

  • Warga Negara Amerika Serikat sebanyak 1 (satu) orang;
  • Warga Negara Filipina sebanyak 5 (lima) orang;

Baca juga: Polairud Polda Kepri Amankan 4 PMI Ilegal, Masuk Batam Tanpa Pengecekan Imigrasi

  • Warga Negara India sebanyak 1 (satu) orang;
  • Warga Negara Inggris sebanyak 1 (satu) orang;
  • Warga negara Malaysia sebanyak 11 (sebelas) orang;
  • Warga Negara Myanmar 23 (dua puluh tiga) orang;
  • Warga Negara Republik Tiongkok sebanyak 17 (tujuh belas) orang;
  • Warga Negara Singapura sebanyak 14 (empat belas) orang;
  • Warga negara Sri Lanka sebanyak 2 (dua) orang; dan
  • Warga Negara Vietnam sebanyak 2 (dua) orang.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved