Breaking News:

BATAM TERKINI

Plafon Masjid Tanjak Batam Ambrol, Rudi Siap Jika Kasus Masuk Kejaksaan

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku siap jika Tim Kejaksaan melidik ambrolnya plafon Masjid Tanjak atau Masjid Tanwirun Naja.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TribunBatam.id/Argianto DA Nugroho
Kondisi plafon Masjid Masjid Tanwirun Naja atau Masjid Tanjak Batam yang ambruk pada Kamis (8/9/2022) hingga sempat viral di medsos. Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam diketahui menyelidiki ambruknya plafon masjid yang berlokasi di area Bandara Hang Nadim Batam ini. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengaku siap apabila Tim Kejaksaan melidik kerusakan Majid Tanjak atau Masjid Tanwirun Naja yang plafonnya rubuh beberapa waktu yang lalu.

"Penyelidikan itu biasa-biasa saja. Kalau penyidikkan itu luar biasa," ujar Rudi, Senin (12/9/2022).

Menurutnya semua permasalahan memang harus dilidik. Agar mengetahui masalah sebenarnya dari mana sumbernya.

"Kalau saya welcome. Siapa saja yang mau selidiki silahkan. Siapa tahu ada kesalahannya apa. Kalau sampai merugikan negara ya pidana silahkan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) yang nanggung," kata Rudi.

Rudi menilai rubuhnya sebagian plafon masjid tersebut tidak ada masalahnya. Lantaran masih dalam tahapan pemeliharaan dan belum selesai.

"Kalaupun sudah selesai, speknya sesuai dengan design bangunannya selesai juga," katanya.

Masjid Tanjak sejauh ini masih diperiksa oleh Inspektorat SPI (Satuan Pengawasan Internal).

Baca juga: Polsek Batuampar Batam Masih Layani Vaksinasi Covid-19, Sehari Tersedia 200 Dosis

Hasil pemeriksaannya dilaporkan kepada stakholder yang membutuhkan.

"Struktur Masjid tidak berubah karena sudah sesuai spek," tegasnya.

Rudi tampak membantah kualitas material dikurangi menjadi kualitas yang kurang baik. Hanya saja kekuatannya yang harus dikaji lagi.

"Sepertinya tidak. Ketika kita liat di atas besi semua malah berlebih," katanya.

Kerusakan Masjid Tanwirun Naja, atau lebih dikenal dengan sebutan Masjid Tanjak Batam, sedang menjadi sorotan.

Bukan tanpa alasan, pembangunan Masjid Tanjak Batam sendiri memakan biaya yang cukup fantastis yakni sekitar Rp 39 miliar.

Banyak pihak menyayangkan telah terjadinya kerusakan di langit-langit masjid yang berlokasi di Bandara Hang Nadim Batam tersebut.

Oleh karenanya, operasional Masjid Tanjak Batam pun mesti ditutup sementara waktu oleh petugas terkait.

Hal ini diutarakan oleh Ketua Badan Koordinasi Dakwah Islam Badan Pengusahaan (BP) Batam, Asep Lili Holilulloh, Jumat (9/9/2022) lalu.

"[Penutupan] sampai selesainya proses perbaikan dan pemeliharaan," ujar Asep saat dikonfirmasi Tribun Batam( TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

 

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved