BATAM TERKINI

Tekan Inflasi Akibat Kenaikan Harga BBM, Pemko Batam Siapkan Operasi Pasar

Untuk menekan angka inflasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi, Pemko Batam akan menggelar operasi pasar yang akan dimulai Oktober mendatang.

TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Suasana operasi pasar murah di Sei Beduk, Batam, belum lama ini. Untuk menekan angka inflasi akibat kenaikan harga BBM bersubsidi, Pemko Batam akan menggelar operasi pasar yang akan dimulai Oktober mendatang. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebagai upaya menekan angka inflasi usai kenaikan harga BBM bersubsidi, Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar operasi pasar.

Rencananya, dalam sebulan akan digelar 2 kali operasi pasar dimulai bulan Oktober.

"Khusus bahan pokok, kita akan lakukan operasi pasar di 12 kecamatan sebanyak 20 kali. Operasi pasar ini kita lakukan terutama sesuai arahan dari Wali Kota untuk segera melaksanakan operasi pasar," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam, Gustian Riau di Batam, Senin (12/9/2022).

Diakuinya semua komoditi pangan akan dilakukan operasi pasar di antaranya beras, gulai, cabai, bawang, hingga ikan. 
   
"Harga komoditi yang akan kita lakukan adalah dalam pasar itu beras, nanti kurangnya sampai Rp 5.000, contoh harga beras Rp 10 ribu nanti kurangnya Rp 5.000. Telur juga sama, kita kurangi Rp 4.000 sampai Rp 5.000," ujar Gustian.

Ia melanjutkan untuk komoditas cabai dari Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara didistribusikan ke seluruh pasar yang ada di Kota Batam.

Hal tersebut sebagai bentuk tindak lanjut atas kerjasama yang dilakukan antara Pemkot Batam dan Pemkab Tapanuli Utara dalam pemenuhan pasokan bahan pangan di Kota Batam.

Baca juga: Polsek Batuampar Batam Masih Layani Vaksinasi Covid-19, Sehari Tersedia 200 Dosis

"Khusus untuk cabai paling lambat bulan ini sudah ada masuk cabai yang langsung kerjasama antara Tapanuli Utara dan Pemkot Batam, nanti akan didistribusikan ke semua pasar," ujarnya.

Terkait pendistribusian cabai akan dilakukan secara langsung dari pelabuhan ke seluruh pasar untuk menekan biaya pendistribusian cabai.

"Sekarang distributor cabai ada di pasar induk. Dari pasar induk, membeli lalu bawa ke pasar-pasar yang ada di Kota Batam, sehingga ada kenaikan harga di situ. Ke depan kita tidak suplai lagi ke pasar induk, dari pelabuhan langsung suplai ke pasar yang ada di Kota Batam. Ini bisa kita lihat bagaimana penurunan harga cabai," katanya. (TRIBUNBATAM.id / Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved