Breaking News:

INFO CUACA

Prakiraan Cuaca Pulau Bintan dari 13 hingga 15 September 2022 Berpotensi Hujan

BMKG memprediksi cuaca Pulau Bintan tiga hari ke depan dari 13-15 September 2022 berawan dan berpotensi turun hujan

DOK TRIBUNWOW
Ilustrasi Info Cuaca di Pulau Bintan tiga hari ke depan 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Raja Ali Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang merilis prakiraan cuaca Pulau Bintan.

Prakiraan cuaca Pulau Bintan ini berlaku untuk hari ini Selasa, 13 September 2022 hingga Kamis, 15 September 2022.

Secara umum kondisi cuaca di Pulau Bintan tiga hari kedepan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sesekali lebat pada pagi hingga sore dan dini hari dan dapat disertai petir serta angin kencang.

Itu berdasarkan analisis dinamika atmosfer pengaruh fenomena cuaca skala global (ENSO) kurang memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Pulau Bintan dan sekitarnya.

Sedangkan DMI cukup dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan aktivitas konveksi di wilayah Indonesia bagian barat termsuk pulau Bintan dan sekitarnya.

Kondisi MJO yang tidak aktif/netral tidak cukup berpengaruh terhadap penambahan jumlah curah hujan di wilayah Indonesia, namun di prediksi aktif pada dasarian II September 2022, sehingga memberikan dampak terhadap penambahan awan-awan konvektif di Indonesia bagian barat termasuk pulau Bintan beberapa hari kedepan.

Baca juga: Cuaca Batam Hari Ini Selasa 13 September 2022 Berpotensi Hujan pada Pagi dan Siang Hari

Analisis skala regional dengan nilai SST yang masih hangat dan anomali cenderung positif berpengaruh terhadap peningkatkan pasokan uap air ke atmosfer yang dapat mendukung pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulus dan Cumulonimbus).

Kemudian, masih adanya potensi terjadinya pola angin konvergensi dan belokan angin (shearline) di sekitar Pulau Bintan dan sekitarnya dapat menyebabkan perlambatan massa udara yang mendukung untuk pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Selanjutnya, analisis skala lokal terhadap kondisi kelembaban atmosfer pada lapisan bawah hingga menengah yang diprakirakan relatif basah hingga sangat basah menunjukkan banyaknya pasokan uap air yang juga mendukung pertumbuhan awan konvektif penghasil hujan.

Pada prakiraan indeks labilitas menunjukkan kondisi atmosfer dalam keadaan labil moderat hingga kuat dan memungkinkan adanya pertumbuhan awan Cumulonimbus yang menghasilkan hujan dengan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai petir.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved