Breaking News:

BATAM TERKINI

Harga BBM Naik, Daya Beli Warga Batam Mulai Turun, Mulai Kurangi Jumlah Belanjaan

Sejumlah pedagang di Pasar Mega Legenda Batam Center, Batam mengakui daya beli masyarakat mengalami penurunan pasca kenaikan harga BBM.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi
Seorang pembeli sedang memilih telur di Pasar Legenda Batam Centre. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Hingga saat ini, kenaikan harga Bahan Bakar Subsidi (BBM) belum berdampak terhadap harga komoditas barang pokok (bapok) di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Sejumlah pedagang di Pasar Mega Legenda Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau mengaku daya beli masyarakat mengalami penurunan pasca kenaikan harga BBM. 

Seorang Pedagang Pasar Mega Legenda, Sri Asminah mengakui daya beli pelanggannya juga menurun.

Ia memperkirakan penurunan daya beli pelanggannya turun 5 persen dari biasanya.

"Daya beli masyarakat turun, mereka juga belinya tidak banyak, sedikit saja," kata Sri, Rabu (14/9/2022).

Ia menjelaskan saat ini harga cabai sudah mengalami penurunan.

Cabai merah dijual dengan harga Rp 80 ribu per kilogram, sebelumnya mencapai Rp110 ribu per kilogram.

Baca juga: Pasca Kenaikan Harga BBM, Satpolairud Polres Bintan Beri Bantuan Beras ke Nelayan

Sri mengatakan kenaikan harga cabai semoat terjadi selama 2 hari usai pemerintah menetapkan harga BBM. 

"Pas BBM naik, harga cabai juga ikut naik selama 2 hari," katanya.

Dengan begitu ia mengharapkan agar harga kebutuhan bahan pokok masyarakat tidak mengalami kenaikan harga, agar daya beli masyarakat dapat meningkat kembali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved