Breaking News:

TANJUNGPINANG TERKINI

Dinsos Tanjungpinang Ajari Anak Cara Cegah Perilaku Sosial Menyimpang Sejak Dini

Dinas Sosial Tanjungpinang mengajarkan cara mencegah perilaku sosial menyimpang sejak dini agar tak menimbulkan dampak serius bagi generasi mendatang.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah saat mengunjungi dan memberi sosialisasi pemahaman perilaku sosial menyimpang anak usia remaja di LKSA Muhammadiyah, Kilometer 8, Tanjungpinang. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Untuk mencegah perilaku sosial menyimpang pada anak, Dinas Sosial (Dinsos) Tanjungpinang mendatangi anak asuh tingkat SMP dan SLTA di LKSA Muhammadiyah.

Kepala Dinas Sosial Kota Tanjungpinang, Achmad Nur Fatah mengatakan, anak usia dini wajib mengetahui bagaimana cara mencegah perilaku sosial menyimpang tersebut.

Mengingat masih banyaknya anak-anak remaja yang belum memahami secara utuh sistem reproduksi sehat, sehingga bila tidak diberikan pemahaman secara baik, maka akan menimbulkan dampak yang serius bagi generasi mendatang.

“Saat ini penyakit menular seksual sudah merebak pada kaum remaja, baik itu HIV, syphilis, ataupun penyakit seksual lainnya, sehingga bila tidak diantisipasi secara baik, tidak mustahil akan mengancam generasi mendatang,” ucap Fatah, Minggu (18/9/2022).

Tujuan dilaksanakan sosialisasi ini adalah dalam rangka mencegah terjadinya perilaku sosial menyimpang dari kaum remaja seperti ngelem, balap motor liar, pencegahan pemakaian narkoba dan pernikahan dini, hingga perilaku seks menyimpang seperti LGBT.

Melalui pemahaman ini, anak-anak remaja bisa bercerita kepada guru konselor di sekolah atau melalui konselor LK3 yang ada di Dinsos, bisa juga sebagai teman bicara terkait apa yang dialami remaja tersebut, khususnya mengenai perilaku-perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial yang ada.

Ia menjelaskan, menurut salah seorang narasumber, Anthony, pencegahan pernikahan dini, yang usia calon mempelainya di bawah 19 tahun, kaum remaja diberikan informasi dan pengetahuan agar tidak menikah di usia muda karena dapat menimbulkan komplikasi medis di saat kehamilan dan persalinan sehingga resiko yang akan didapat saat hamil muda dan melahirkan sangat besar.

Baca juga: Dinsos Bintan Bakal Salurkan BLT Lansia Lanjutan November 2022

"Dapat berupa gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan, gangguan hipertensi sampai terjadi kesulitan dalam proses persalinan. Bila hal itu terjadi, maka dapat menimbulkan kematian bagi ibu dan janinnya," terangnya.

Dengan kunjungan yang dilakukan kepada remaja di LKSA Muhammadiyah harapkan agar ada pendekatan personal, dukungan moril serta pemberian motivasi bagi anak-anak remaja untuk tetap semangat dalam meraih cita-cita serta dapat menghindari diri dari perilaku sosial menyimpang di lingkungannya, khususnya di LKSA Muhammadiyah.

"Kunjungan ini juga dalam rangka pembinaan dan penjangkauan terhadap Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), sekaligus memperkenalkan program Lembaga Konsultasi Kesejahteraan Keluarga (LK3) bagi LKSA yang ada di Kota Tanjungpinang," kata Fatah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved